Besok, Tarif LRT Jakarta Rp5.000 Sekali Jalan

Fadel Prayoga, Okezone · Sabtu 30 November 2019 20:31 WIB
https: img.okezone.com content 2019 11 30 338 2136398 besok-tarif-lrt-jakarta-rp5-000-sekali-jalan-l92cX1ta7a.jpg LRT Jakarta (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)

JAKARTA - Setelah dilaksanakan uji publik, terhitung Minggu 1 Desember 2019 besok, kereta lintas rel terpadu (LRT) Jakarta akan beroperasi secara komersil. Hal itu disampaikan Direktur Utama LRT Jakarta, Wijanarko.

Ia menjelaskan, tarif yang dikenakan nantinya sebesar Rp5.000 untuk satu kali perjalanan dan berlaku sama untuk jarak jauh maupun dekat.

"Mulai 1 Desember 2019 LRT akan mulai dikomersialkan dengan harga tiket Rp5.000 per flat (perjalanan)," kata Wijanarko kepada wartawan, Sabtu (30/11/2019).

Ia berharap transportasi modern ini dapat bermanfaat dan dinikmati. "Mudah-mudahan (LRT) dapat dinikmati oleh warga Jakarta," ujarnya.

Transportasi modern yang sudah mulai beroperasi secara gratis sejak Juni 2019 ini melayani rute Pegangsaan Dua, Jakarta Utara hingga Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini menyatakan, pihaknya telah menyiapkan kartu JakCard dan Jak Lingko Bank DKI di stasiun LRT Jakarta.

Berdasarkan keterangan yang didapat dari pihak LRT Jakarta, jumlah penumpang LRT per Oktober sudah mencapai 1.044.457 dengan rata-rata 6.528 penumpang per harinya. "Ini merupakan potensi besar bagi Bank DKI untuk terus mendorong transaksi nontunai," katanya.

LRT Jakarta

Herry menjelaskan, layanan nontunai Bank DKI di LRT semakin melengkapi layanan sistem pembayaran di sektor transportasi publik.

Penerapan transaksi nontunai di transportasi publik, lanjut Herry, merupakan bentuk dukungan Bank DKI terhadap program kerja Pemprov DKI yang mendorong penggunaan transportasi publik di Jakarta dan mewujudkan transaksi non tunai.

"JakCard dan JakLingko bisa didapatkan dan melakukan isi ulang di halte Transjakarta, Monumen Nasional, dan Taman Margasatwa Ragunan. Integrasi sektor transportasi publik berikut dengan sistem pembayaran yang modern, nyaman dan aman menjadi penting dalam mewujudkan ekosistem transaksi nontunai di DKI Jakarta," tuturnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini