nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun Alun-Alun, 200 Lapak PKL Dekat Bekas Taman Topi Bogor Dibongkar

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 13:17 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 02 338 2136896 bangun-aun-alun-200-lapak-pkl-dekat-bekas-taman-topi-bogor-dibongkar-HbN1M51X1W.jpg 200 Lapak PKL Dekat Bekas Taman Topi Dibongkar Petugas (foto: Okezone/Putra RA)

BOGOR - Ratusan lapak pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Jalan Dewi Sartika, Kota Bogor, Jawa Barat, dibongkar petugas. Pembongkaran tersebut guna mendukung rencana Pemkot Bogor dalam pembangunan Alun-Alun Bogor dan Masjid Agung.

"Ada 200 lapak yang dibongkar. Ini rangkaian proses dari membangun alun-alun Kota Bogor di lahan eks Taman Topi dan rencana kelanjutan pembangunan Masjid Agung Bogor jadi kita siapkan," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, Senin (2/12/2019).

Baca Juga: Petugas Masih Bersihkan Lokasi Penggusuran di Sunter Jaya 

Untuk rencana pembagunan Alun-Alun Kota Bogor sendiri, Pemerintah Kota (Pemkot Bogor) mendapat bantuan dana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat sebesar Rp15 miliar yang sedianya akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2020 mendatang.

"Bantuan keuangannya dari Pemprov Jabar dan akan dilaksanakan tanun anggaran 2020. Anggarannya Rp15 miliar. Kalau Masjid Agung kita cek lagi nanti, tidak salah juga sama Rp15 miliar," ungkap Dedie.

200 Lapak PKL Dekat Eks Taman Topi Bogor Dibongkar (foto: Okezone/Putra RA)	 

Selain itu, pembongkaran juga bertujuan mengembalikan fungsi drainase yang sudah tertutup sampai selama puluhan tahun. Diharapkan, semua pihak termasuk masyarakat dapat mendukung pembangunan ini untuk Kota Bogor yang lebih tertata.

"Kita akan juga bongkar trotoar juga membersihkan drainase yang tertutup puluhan tahun. Intinya ini program bersama untuk menata kembali Kota Bogor menjadi lebih baik dan ini momennya" ucapnya.

Kemudian, tambah Dedi, para pedagang akan direlokasi ke beberapa tempat yang diklasifikasikan sesuai dengan jenis dari dagangan mereka.

"Pedagang yang berkaitan dengan besi direlokasi ke Pasar Merdeka dan untuk sepatu ke Jalan Nyi Raja Permas. Nah PR kita pedagang bunga mungkin ke Jalan Bina Marga atau lainnya," tambah Dedie.

Sementara salah seorang pedagang sandal di lokasi, Naisa Tampubolon (50) mengaku dirinya hanya bisa pasrah melihat lapak dagangannya yang sudah berdiri sejak taun 1987 dibongkar oleh petugas.

"Ya mau gimana lagi? kita sudah minta ke pemerintah dibongkarnya habis Lebaran, paling enggak kan kalau Lebaran ramai, dagangan kita habis jadi punya uang. Tapi tetap enggak bisa," ucap Naisa.

200 Lapak PKL Dekat Eks Taman Topi Bogor Dibongkar (foto: Okezone/Putra RA)

Baca Juga: Puluhan Bangunan Liar di Puncak Bogor Digusur 

Naisa dan pedagang lainnya pun khawatir jika direlokasi masuk ke dalam area pasar, dagangannya sepi dari pembeli. Mengingat, lokasi pasar yang dinilai kurang stategis tidak seperti di Jalan Dewi Sartika.

"Kita disuruh pindah ke Pasar Kebon Kembang di atas. Di sini aja sepi paling laku 5 pasang gimana di sana? Enggak mungkin pembeli mau ke atas cuma beli 1 aja. Kita pengennya di dekat jalan lagi," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini