nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rumah di Bekasi Ambruk Usai Diterjang Hujan Deras

Wijayakusuma, Jurnalis · Senin 02 Desember 2019 17:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 02 338 2136942 rumah-di-bekasi-ambruk-usai-diterjang-hujan-deras-aeRKw7TPBH.jpg Sejumlah warga gotong royong membersihkan puing rumah yang hancur di Bekasi (foto: Okezone.com/Wijaya)

BEKASI - Sebuah rumah ambruk di Kampung Selang RT 05 RW 01 Kelurahan Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu 1 Desember 2019. Ambruknya rumah akibat diterjang hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu sore, ditambah dengan bangunan rumah yang sudah tua.

Beruntung sang penghuni rumah, Agus (35), berhasil menyelamatkan diri saat insiden tersebut terjadi. Ia tak menyangka rumah peninggalan orangtua yang selama ini ditempatinya seorang diri, dalam sekejap telah rata dengan tanah.

"Saya shock banget, langsung lari keluar rumah. Yang saya takutin ada orang yang ketiban tembok. Gak kebayang kalau harus ngebiayain," kata Agus kepada wartawan, Senin (2/12/2019).

Menurutnya, saat kejadian ia sedang tertidur pulas di kamarnya. Ia baru terbangun usai mendengar suara benda terjatuh cukup keras.

"Saya bangun pas denger suara, liat rumah mulai roboh. Langsung saya buru-buru keluar," ujarnya lirih.

 rumah

Agus diketahui baru sekitar dua tahun menempati rumah tersebut, tepatnya setelah sang ibunda meninggal dunia. Ia memiliki seorang kakak perempuan yang saat ini tak diketahui keberadaannya, pasca meninggalkan suami beserta dua orang anak. Agus pun mengaku tak memiliki sanak saudara lain untuk menumpang tinggal sementara.

"Yah terpaksa untuk sementara tinggal di rumah tetangga dulu sambil berharap ada dermawan yang mau bantu, atau setidaknya pemerintah," imbuhnya.

Sementara itu, banyak warga yang memadati lokasi kediaman Agus pasca kejadian. Banyak tetangga kaget saat mendengar suara bangunan ambruk yang cukup kencang, yang ternyata berasal dari rumah Agus. Bahkan seorang tetangga sebelah Agus mengaku nyaris tertimpa reruntuhan bangunan kala itu.

"Pas kejadian saya lagi nyapu, ada cucu saya juga. Tau-tau itu rumah langsung roboh, saya kaget sambil teriak. Langsung saya gendong cucu saya terus lari," kata Nyimeh (54), tetangga sebelah rumah Agus.

Ia sama sekali tak mengira akan ada bahaya yang datang kepadanya. Meski diliputi ketakutan hingga seluruh badannya lemas, namun Nyimeh bersyukur ia dan sang cucu bisa menyelamatkan diri.

"Lemes banget, kaget campur takut. Udah suaranya kencang, bangunannya ngebul sampai tinggi banget," ungkapnya.

Pasca ambruknya rumah Agus, warga pun berinisiatif gotong royong membersihkan puing-puing yang tersisa. Sisa bangunan yang masih berdiri juga ikut dirobohkan untuk menghindari kejadian serupa.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini