nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disdik DKI: Guru Harus Beri Pemahaman ke Siswa Pentingnya Budaya Menabung

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 00:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 03 338 2137151 disdik-dki-guru-harus-beri-pemahaman-ke-siswa-pentingnya-budaya-menabung-HrXQXS3r38.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Dinas Pendidikan DKI Jakarta meminta kepada seluruh tenaga pendidik yang mengajar di wilayah Ibu Kota agar bisa memberikan pemahaman kepada siswa soal betapa pentingnya menabung sejak usia dini.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran nomor 105/SE/2019 yang ditandatangani Plt Kepala Dinas Pendidikan Syaefuloh Hidayat pada 10 Oktober 2019.

"Memberikan pemahaman kepada peserta didik tentang pentingnya budaya menabung sejak dini dan mengimbau peserta didik dari mulai jenjang PAUD, pendidikan dasar, menengah untuk membuka tabungan melalui program Simpanan Pelajar (Simpel) yang diterbitkan oleh lembaga perbankan dengan fitur bebas biaya administrasi dan setoran yang terjangkau," tulis Syaefuloh yang dikutip Okezone, Selasa (3/12/2019).

Intruksi lainnya, kata dia, rekening siswa yang mengikuti program Simpel harus dilakukan pada lembaga perbankan yang sudah bekerjasama dengan satuan pendidikan.

"Edaran ini untuk menjadi perhatian dan agar dilaksankan dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab," kata Syaefulloh.

Salah satu BUMD milik Pemprov DKI, yaitu Bank DKI memanfaatkan intruksi itu untuk membagikan tabungan Simpel kepada 300 siswa pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) se-Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Herry Djufraini mengatakan, tabungan Simpel merupakan tabungan untuk siswa PAUD, TK, SD, SMP, SMA, Madrasah (MI, MTs, MA) atau sederajat yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia.

"Persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik," kata Herry.

Menurut dia, ini merupakan upaya pihaknya dalam mendorong budaya menabung sejak dini serta sebagai bentuk penerapan literasi dan inklusi keuangan.

Herry menjelaskan, sebagai bentuk kemudahan untuk mendorong budaya menabung, penabung Tabungan Simpel tak dikenakan biaya administrasi bulanan.

"Setoran awal berjumlah Rp5.000 dengan minimum setoran selanjutnya Rp1.000, dengan saldo minimum untuk tabungan adalah sebesar Rp5.000. Kami terus gencar melakukan pemasaran Tabungan Simpel Per Oktober 2019 sudah tercatat sebanyak 1.749 rekening," ujarnya.

Selain berpartisipasi dalam program Tabungan Simpel, Bank DKI dikenal sebagai bank yang dekat dengan dunia Pendidikan, termasuk diantaranya sebagai bank penyalur Kartu Jakarta Pintar dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini