nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Ajukan RAPBD DKI Tahun 2020 Rp87,95 Triliun

Fadel Prayoga, Jurnalis · Selasa 03 Desember 2019 21:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 03 338 2137609 anies-ajukan-rapbd-dki-tahun-2020-rp87-95-triliun-WCDNqAvIfb.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, usulkan RAPBD DKI 2020 dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12/2019). (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengajukan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, di Ruang Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).

Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai APBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 ini kemudian diserahkan secara simbolis oleh Anies kepada pimpinan DPRD DKI Jakarta.

Dalam pidatonya, Gubernur Anies memaparkan mengenai Kebijakan Umum dalam RAPBD DKI Jakarta 2020 yang meliputi kebijakan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, dan Pembiayaan Daerah.

Ia menyebut, APBD DKI Jakarta 2020 difokuskan pada implementasi program-program strategis yang dirincikan dalam Kegiatan Strategis Daerah (KSD). KSD ini disusun sebagai pelaksanaan RPJMD tahun 2017-2022 untuk memenuhi kebutuhan dasar, mempercepat pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anies Baswedan mengajukan RAPBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12/2019). (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

"Jadi kita berharap semua KSD, Kegiatan Strategis Daerah yang itu adalah terjemahan dari RPJMD Tahun 2017-2022, nanti bisa dilaksanakan (secara berkesinambungan)," kata Anies di lokasi.

Sebagai informasi, total RAPBD DKI Jakarta Tahun 2020 sebesar Rp87,95 triliun. Total RAPBD ini meningkat sebesar 1,22 persen dibandingkan perubahan APBD 2019 sebesar Rp86,89 triliun.

Ia menjelaskan, RAPBD itu mencakup Pendapatan Daerah Tahun 2020 direncanakan sebesar Rp82,19 triliun atau meningkat 9,60 persen dibandingkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp74,99 triliun.

Rencana Pendapatan Daerah tersebut diharapkan berasal dari Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp57,56 triliun, Dana Perimbangan Rp21,61 triliun, serta Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah Rp3,01 triliun.

Anies Baswedan mengajukan RAPBD DKI Jakarta Tahun Anggaran 2020 dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (3/12/2019). (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

Selain itu, Rencana Pendapatan Asli Daerah ditargetkan dari Pajak Daerah sebesar Rp50,17 triliun. Retribusi Daerah Rp755,75 miliar. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan sebesar Rp750,00 miliar, serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah sebesar Rp5,88 triliun.

Sementara itu, untuk Dana Perimbangan sebesar Rp21,61 triliun, berasal dari Dana Bagi Hasil Rp17,82 triliun, serta Dana Alokasi Khusus Rp3,79 triliun.

Baca Juga : Anies Ubah Pergub Perjalanan Dinas, Rombongan Bisa Berjumlah Lebih dari 5 Orang

"Pendapatan Daerah Yang Sah sebesar Rp3,01 triliun berasal dari pendapatan hibah sebesar Rp2,95 triliun, serta Dana Penyesuaian dan Otonomi Khusus sebesar Rp62,61 miliar," ujarnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini