nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Soal Reklame Roboh, DPRD DKI: Jangan Sampai Ada Korban Baru Bergerak!

Fadel Prayoga, Jurnalis · Kamis 05 Desember 2019 10:22 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 05 338 2138196 soal-reklame-roboh-dprd-dki-jangan-sampai-ada-korban-baru-bergerak-t2keWQsC4i.JPG Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth (Foto: Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth meminta Gubernur DKI, Anies Rasyid Baswedan segera mengusut kasus papan reklame roboh di beberapa kawasan Ibu Kota. Ia mendesak agar dalam waktu dekat dilakukan pendataan ihwal reklame yang sudah tak layak berdiri di jalanan.

Seperti diketahui, papan reklame sempat roboh di kawasan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan pada Minggu 1 Desember 2019, malam. Tak kurang dalam satu minggu, kejadian serupa terjadi di kawasan Cakung, Jakarta Timur. Dalam dua peristiwa itu beruntung tak menimbulkan korban jiwa.

"Pak Anies, jangan sampai ada korban baru bergerak menyelesaikan masalah reklame roboh. Segera lakukan pendataan reklame yang sudah keropos, lalu robohkan sebelum membahayakan masyarakat," kata pria yang karib disapa Kent ini, Kamis (5/12/2019).

Baca juga: Papan Reklame Roboh di Buncit Diduga karena Pondasi Rapuh

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu mengingatkan agar pendataan itu dilakukan dalam waktu dekat. Sebab, saat ini kawasan Jakarta sedang memasuki masa pancaroba, di mana angin kencang dan hujan lebat kerap melanda beberapa wilayah Jakarta.

Papan Reklame Roboh

Reklame roboh di Buncit (Foto: Okezone/Rizky)

"Sebentar lagi ini kan musim hujan, secepatnya Dinas Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta segera lakukan pendataan reklame yang sudah tidak layak," kata dia.

Baca juga: Papan Reklame Roboh di Buncit Jaksel Menimpa Sepeda Motor

Ia menilai, selama ini pengawasan kualitas reklame di bawah Dinas Citata tak becus, sehingga mereka kerap membiarkan keberadaan papan reklame yang tidak sesuai dengan ketentuan.

"Pak Anies ini harusnya bisa menegur Dinas Citata. Pak Anies ingat, sebagai gubernur itu harus melindungi masyarakat, bukan membahayakan warganya," tandasnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini