nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lampiaskan Dendam Temannya, Pelaku Bacok Suporter Persita hingga Tewas

Isty Maulidya, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 01:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 05 338 2138535 lampiaskan-dendam-temannya-pelaku-bacok-suporter-persita-hingga-tewas-CzxyL7pLMa.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

TANGERANG – Pelaku pembacokan terhadap salah satu suporter Persita Tangerang telah diamankan pihak kepolisian. Pelaku yang berinisial MR ini diamankan di kawasan Maja, Banten.

Kapolsek Pasar Kemis, AKP Bambang Supeno menjelaskan, aksi pembacokan tersebut berawal dari rasa dendam pelaku kepada korban Suhendi. Kepada polisi, pelaku mengaku korban pernah membacok temannya hingga tewas.

"Motifnya dendam karena mereka pernah tawuran dan korban membacok teman pelaku hingga tewas. Pelaku akhirnya punya niat ingin membalas perbuatan korban," katanya di Mapolsek Pasar Kemis, pada Kamis, 5 Desember 2019.

Polres Kota Tangerang rilis kasus pembacokan terhadap salah satu suporter Persita. (Foto : Okezone.com/Isty Maulidya)

Korban dan pelaku akhirnya sepakat bertemu dan bertepatan dengan agenda nonton bareng pertandingan Persita vs Sriwijaya FC. Saat bertemu, pelaku datang dengan membawa senjata tajam, sementara pelaku datang dengan tangan kosong.

"Mereka bertemu dengan membawa teman masing-masing. Tapi karena ada niatan balas dendam, pelaku langsung membacok korban di bagian perut dan punggung hingga akhirnya korban tewas," ucap Bambang.

Baca Juga : Diduga Selingkuh, Istri yang Sedang Mencuci Dibacok Suami hingga Tewas

Saat ini pelaku sudah ditaham di Mapolres Kota Tangerang. Pelaku juga dikenakan Pasal 80 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 170 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara. Sementara temannya yang lain hanya dikenakan wajib lapor.

Sebelumnya, seorang suporter Persita tewas saat ingin menonton bareng pertandingan Persita lawan Sriwijaya FC dalam gelaran semifinal Liga 2 Indonesia, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Korban juga sempat mendapat pertolongan di rumah sakit, namun nyawanya tidak dapat tertolong.

Baca Juga : Pria Paruh Baya Bacok Marbot Musala Gara-Gara Dilarang Mandi

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini