DPRD DKI Curigai Anggaran Rehab Pos Satpam Sekolah Rp9,8 Juta Per Meter

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 06 Desember 2019 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 338 2138559 dprd-dki-curigai-anggaran-rehab-pos-satpam-sekolah-rp9-8-juta-per-meter-Jq1E1gsUQv.jpg Gedung DPRD DKI Jakarta. (Foto : Okezone.com/Fadel Prayoga)

JAKARTA – Komisi E DPRD DKI Jakarta mencurigai anggaran Dinas Pendidikan (Disdik) pada komponen rehabilitasi pos satpam sekolah dalam RAPBD tahun 2020. Pasalnya, Disdik DKI mengalokasikan dana Rp9,8 juta per meter untuk memperbaiki fasilitas tersebut.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Iman Satria mengatakan, untuk perbaikan sekolah di tahun 2020, biayanya hanya menghabiskan anggaran Rp5,8 juta per meter. Ia meminta Disdik DKI segera merevisi anggaran janggal tersebut.

"Pembangunan sekolah, 1 per meter sekolah itu Rp5,8 juta, oke kita terima itu ya. Lalu ada lagi pembangunan pos satpam, harga pembangunan Rp9,8 juta, itu bisa dilogika tidak? Pos satpam yang mungkin ukuran 2x4, kok hitungnya Rp9,8 juta per meter harusnya lebih kecil dari pembuatan gedung dong," kata Iman di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Kamis 4 Desember 2019.

Menurut dia, Disdik DKI kembali melakukan keteledoran dalam membuat rencana pembangunan di APBD 2020. Ia berharap tak ada lagi dana-dana yang tak jelas penggunaannya.

DPRD DKI Jakarta. (Foto: Fadel Prayoga/Okezone)

"Kita tidak perlu meninggalkan kualitas. Kualitas itu menjadi buruk, harusnya buat perencanaan yang lebih rasional, katanya.

Sekadar diketahuu, dalam APBD 2020 Disdik menganggarkan Rp1,40 triliun untuk kegiatan rehabilitasi total 86 gedung sekolah.

Namun, angka tersebut disesuaikan pada pembahasan Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), sehingga yang diperbaiki hanya 56 gedung sekolah SD, SMP, SMA, maupun SMK di Ibu Kota.

Baca Juga : Pemprov DKI Akan Cabut KJP Plus Jika Orangtua Siswa Punya Mobil

Artinya ada 30 gedung sekolah yang ditunda rehabilitasinya. Demi keamanan proses belajar-mengajar rehabilitasi 30 gedung sekolah itu akan kembali diajukan dalam APBD tahun 2021.

Baca Juga : Anggaran Gaji TGUPP Sebesar Rp19,9 Miliar Ditolak 3 Fraksi DPRD DKI

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini