Viral "Pejuang KRL" Pertahankan Posisi, Netizen: Seperti di Jepang

Alfina Nuraini, Okezone · Jum'at 06 Desember 2019 08:25 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 338 2138593 viral-pejuang-krl-pertahankan-posisi-netizen-seperti-di-jepang-srJDHFGaLK.jpg Ilustrasi Kereta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pengguna jasa kereta Commuter Line di Jakarta sudah semakin tinggi. Warga kini banyak memilih moda transportasi kereta karena lebih efisien.

Namun, seiring bertambahnya pengguna moda transportasi itu, banyak penumpang yang nekat memaksakan diri untuk tetap di dalam gerbong kereta meski harus berdesakan.

Seperti dalam video viral kali ini, seorang perempuan nekat memaksakan diri untuk tetap dalam gerbong. Padahal, gerbong tidak bisa tertutup karena terhalang tas penumpang tersebut.

Alhasil, petugas terpaksa mendorong penumpang perempuan tersebut ke dalam gerbong agar pintu gerbong kereta bisa tertutup.

"Pejuang KRL pasti pernah mengalami momen seperti ini. Apa lagi semenjak bulan Desember yang banyak perubahan jadwal KRL yang membuat penumpukan penumpang di stasiun untuk antrian naik.," tulis keterangan video yang diunggah akun @fakta.jakarta.

Baca Juga: Viral Pesawat Rakitan Gagal Terbang Tetap Raih Dukungan Netizen

Belum diketahui kapan dan dimana terjadinya peristiwa tersebut. Namun, banyak netizen yang menilai pengguna kereta di Tanah Air sudah seperti di negara Jepang.

"Sudah kayak di Jepang saja naik kereta sampai kayak gitu ..," tulis komentar @alhafinsa.

"KRL Indonesia akan seperti kereta yang ada di Jepang wkwk," tulis komentar @risky_bagastiar.

Sebelumnya diketahui telah terjadi perubahan jadwal keberangkatan kereta jarak jauh maupun KRL Commuter Line. Sehingga banyak pengguna Commuter Line terpaksa berdesakan.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, perubahan jadwal perjalanan bisa di lihat pada Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019. Dalam jadwal itu juga ada penambahan enam kereta api baru khususnya di Daop I.

"Melalui Gapeka baru ini perjalanan KA di area Daop I Jakarta juga mengalami peningkatan melalui penambahan enam kereta api baru dengan sejumlah relasi yang memiliki okupansi penumpang yang cukup tinggi," kata Eva dalam keterangannya.

Dari enam kereta api baru tersebut, tiga di antaranya keberangkatan dari Stasiun Gambir dan tiga lainnya keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini