nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dituding Sebarkan Anggaran Komputer ke Media, Anggota Fraksi PSI DKI Kebingungan

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Jum'at 06 Desember 2019 15:04 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 06 338 2138762 dituding-sebarkan-anggaran-komputer-ke-media-anggota-fraksi-psi-dki-kebingungan-5CDp4qhcga.jpg Anggota DPRD DKI Fraksi PSI Anthony Winza (Foto : Okezone.com/Sarah)

JAKARTA - Anggota Fraksi PSI DPRD DKI, Anthony Winza Prabowo mengaku kaget ketika dituding menyebarkan anggaran komputer sebesar Rp128,9 miliar oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan Cinta Mega dalam pembahasan RAPBD ke awak media.

Untuk diketahui, dalam rapat Komisi C DPRD DKI yang berlangsung pada Kamis 5 Desember 2019 malam kemarin, berakhir dengan perdebatan antara anggota Fraksi PDI Perjungan, Cinta Mega dengan anggota Fraksi PSI, Anthony Winza.

Ilustrasi DPRD DKI (Foto : Okezone.com/Fadel)

Perdebatan kedua anggota dewan tersebut berlangsung saat rapat di gedung DPRD DKI membahas anggaran Penyertaan Modal Daerah (PMD) dengan PDAM. Saat itu Cinta meminta Anthony tidak menyebarluaskan pembahasan rapat kepada awak media.

Anthony menjelaskan pernyataannya mengenai anggaran yang dikutip wartawan berdasarkan hasil rapat yang digelar terbuka untuk umum.

"Statement itu saya utarakan di dalam rapat. Jadi ketika kita buka anggaran di dalam rapat diprotes, buka di luar rapat diprotes, saya jadi bingung, harus buka di mana lagi. Tadi saya benar-benar di rapat dan saya enggak pernah share rilis apapun ke media," ujar Anthony di DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/12/2019).

Dia mengungkapkan awak media turut hadir dalam rapat yang digelar secara terbuka tersebut. Maka, ia membantah tudingan yang mengatakan bahwa dirinya telah menyerahkan rilis ke media.

"Jadi itu tuduhan yang serius. Saya jadi bingung juga harus gimana. Kok menuduh sesuatu yang di luar konteks rapat di depan hadirin yang sangat terhormat," papar Anthony.

Baca Juga : Ibu Ini Masuk Penjara karena Anaknya Selundupkan Narkoba ke Rutan

Lantaran hal itu, Anthony pun sempat menyinggung anggota Fraksi PSI lainnya, yakni William Aditya Sarana yang dilaporkan ke Badan Kehormatan (BK) lantaran menyampaikan kritik diluar rapat terkait anggaran janggal pengadaan lem aibon dan pulpen dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD DKI 2020.

"Sekarang saya buka dengan sangat terhormat lho, di dalam rapat, saya belum pernah ngomong ke media tentang itu, disikat lagi dan dituduh nyebarin. Kalau masalah takut dilaporin ke BK atau dilaporin ini itu, saya pikir ga ada yang perlu ditakuti," tegas dia.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini