Rebut Senjata Polisi, Residivis Narkoba Tewas Ditembak di Jakut

Achmad Fardiansyah , Okezone · Jum'at 06 Desember 2019 19:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 06 338 2138920 rebut-senjata-polisi-residivis-narkoba-tewas-ditembak-di-jakut-OdDmXZhWfY.jpg ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA - Seorang residivis kasus narkoba berinisial S tewas ditembak aparat Polda Metro Jaya di Rawa Badak, Koja, Jakarta Utara. Polisi beralasan terpaksa menembak dia karena melawan dan merebut senjata api petugas saat ditangkap terkait kasus sabu-sabu.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, mulanya polisi menangkap S di rumah kontrakannya di Jalan Plumpang, Koja, pada Kamis 5 Desember kemarin.

"Di rumah kontrakan kami menemukan 101,6 gram sabu-sabu," kata Yusri kepada wartawan, Jumat (6/12/2019).

Saat diinterogasi petugas, S mengaku sabu-sabu tersebut diperolehnya dari seseorang biasa dipanggil Papi yang kini jadi buronan polisi. "Sabu tersebut diperoleh dari seorang yang disebut bernama Papi," ujar Yusri mengutip tersangka.

 Ilustrasi

Ilustrasi (Okezone)

Polisi kemudian membawa S untuk mencari Papi. Menurut Yusri, saat itu S mencoba memukul petugas bahkan merebut senjata api. Polisi memberi tembakan peringatan dua kali ke udara, karena masih melawan akhirnya S ditembak.

"Namun tersangka S, tetap tetap melakukan perlawan, penyerangan terhadap petugas, selanjutnya untuk menjaga keselamatan petugas maka terhadap tersangka S dilakukan tindakan tegas yang terukur," ujarnya.

Polisi membawa S ke Rumah Sakit Polri di Kramat Jati, Jakarta Timur, namun nyawanya tidak tertolong.

"Terhadap tersangka diberikan pertolongan dan di bawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, namun dalam perjalanan tersangka meninggal dunia," kata Yusri.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini