nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tinggal di Bawah Ancaman Longsor, Warga Tangsel Ngeluh ke Airin

Hambali, Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 16:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 09 338 2139806 tinggal-di-bawah-ancaman-longsor-warga-tangsel-ngeluh-ke-airin-Af9kmJJVwR.jpg Foto: Okezone

TANGSEL - Sejumlah pemukiman warga yang berada di RT01 RW07, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), terancam longsor yang bisa terjadi setiap waktu.

Warga pun mengeluh, hingga saat ini belum ada upaya perbaikan dari dinas terkait atau pemerintahan setempat. Terungkap jika 4 tahun yang lalu, lokasi itu pernah mengalami longsor di mana tembok pembatas tebing ambruk lantaran tak kuat menahan beban.

Guna mengetuk kepedulian Wali Kota Airin Rachmi Diany, lalu warga berinisiatif memasang spanduk di lokasi longsor. "Mohon bantuannya ibu Wali Kota Tangsel, longsor di Kelurahan Pondok Kacang Timur, 4 tahun cuma di foto-foto doang" bunyi isi spanduk tersebut.

Salah satu warga yang sengaja memasang spanduk itu, Maryoto, mengatakan, mereka kecewa karena sudah sejak 4 tahun lalu tinggal di area yang terancam longsoran. Tak ada upaya apapun yang dilakukan guna memerbaiki dinding tebing.

"Sudah 4 tahun lebih longsor, dan saya sudah lapor ke Kecamatan, tapi cuma di foto-foto doang. Terus saya langsung laporan ke anggota dewan waktu reses kemarin, sampai sekaranh belum ada tindak lanjut," kata Maryoto kepada Okezone di lokasi, Senin(9/12/2019).

 sport

Dia merasa resah, lantaran kondisi tembok penahan tebing yang berada persis di sisi belakang rumahnya hanya diganjal dengan karung berisi pasir seadanya. Tembok itu pernah tergerus longsor, beruntung tak ada korban jiwa saat kejadian.

"Kita resah, karena pernah lapor ke Kecamatan Pondok Aren, tapi hingga kini belum ada tindakan apa-apa," jelasnya.

Tembok penahan tebing itu dibangun cukup tinggi, yakni sekira 5 meter. Setelah diterpa longsor beberapa tahun silam, kini tebing tinggi itu hanya ditopang oleh tumpukan karung berisi pasir. Kondisi demikian sangat rawan, karena karung pasir tentu saja tak mampu membendung pergeseran tanah jika hujan lebat melanda.

"Ini kan saya ganjal-ganjal sendiri pakai karung kalau nggak di ganjal ya ambles. Ini posisinya tepat di kamar tidur, dan kamar mandi sebelahnya. Ya ini bisa jadi bom waktu bagi saya dan beberapa rumah warga lainnya di sekitar sini," imbuhnya.

Dari lokasi diketahui, jika tebing tersebut berbatasan langsung dengan kawasan Perumahan Vila Bintaro Residence. Di sana terdapat beberapa rumah warga yang berada persis di sisi bagian atas tebing.

"Saya juga sudah melaporkan ke pihak pengembang, namun sampai sekarang belum ada perhatian," tandasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini