nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bahas Banggar, DPRD DKI Kembali Sentil Keberadaan TGUPP

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 09 Desember 2019 21:34 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 09 338 2139937 bahas-banggar-dprd-dki-kembali-sentil-keberadaan-tgupp-jvu3ZWmt1r.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi, kembali mempertanyakan keberadaan Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang menelan biaya yang fantastis.

Kata Prasetyo, dirinya tidak mempersoalkan adanya keberadaan TGUPP, asalkan tidak menggunakan dana operasional dari Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta.

"Kalau ini dikasih (anggaran) Rp18,9 miliar uangnya buat apa saja? Kalau mau tetap hidup silakan pakai dana operasional gubernur," kata Prasetyo dalam pembahasan Banggar RAPBD DKI, di DPRD DKI Jakarta kepada wartawan, Senin (9/12/2019).

 Baca juga: DPRD DKI Curigai Anggaran Rehab Pos Satpam Sekolah Rp9,8 Juta Per Meter

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono mengungkapkan, pihaknya tidak sepakat jika APBD DKI untuk TGUPP.

"Kalau sangat membutuhkan TGUPP silakan gunakan dana operasional saja, toh jumlahnya besar," tuturnya.

Hal senada yang diungkapkan oleh Ketua Fraksi PSI Idris Ahmad. Ia meminta evaluasi kinerja terhadap para anggota TGUPP.

 Baca juga: Anggaran Gaji TGUPP Sebesar Rp19,9 Miliar Ditolak 3 Fraksi DPRD DKI

"Menurut saya paling penting disampaikan dari 73 (anggota) siapa yang benar-benar kerja dan apa hasilnya," kata Idris.

Berbeda pandangan dengan Fraksi Gerindra. Anggota fraksi Gerindra Andyka meminta agar TGUPP diperbaiki dalam Peraturan Gubernur tentang TGUPP.

"Kalau pohon rantingnya saja yang dipotong, jangan semua. Saya mendukung anggaran untuk TGUPP. Hanya kalau ada sistem pertanggungjawaban ya itu yang harus diperbaiki," kata Andyka.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini