Selain Edarkan Narkoba, Driver Taksi Online Ini Juga Simpan Senpi hingga Pen Gun

Hambali, Okezone · Selasa 10 Desember 2019 10:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 10 338 2140067 selain-edarkan-narkoba-driver-taksi-online-ini-juga-simpan-senpi-hingga-pen-gun-bzW9MtRZX7.jpg Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senjata Api (foto: Okezone/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Asep Jaya Hidayat alias Bagol (29) tertunduk lesu bersama seorang tersangka lainnya bernama Wahyu Mulyana (31), di halaman Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel). Keduanya berurusan dengan polisi lantaran menjadi pengguna dan pengedar narkoba.

Kasus itu melebar ke pemilikan senjata api, setelah petugas dari Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang melakukan penggeledahan di kediaman tersangka Asep, pengedar narkoba yang juga nyambi sebagai pengemudi taksi daring.

Baca Juga: Polri Gagalkan Penyelundupan Sabu 37 Kg dari Malaysia

Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali)	Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali)

Pengungkapan berawal pada Sabtu 30 November 2019 sekira pukul 00.30 WIB. Ketika itu, unit anti bandit "Tim Vipers" Polsek Kelapa Dua mengamankan tersangka Wahyu di daerah Poris Jaya, Batu Ceper, Kota Tangerang.

Barang bukti narkoba yang diamankan adalah, satu bungkus plastik berisi 3 paket sabu yang masing-masing seberat 0,8 gram, 5 paket bungkus plastik kecil transparan berisi ganja seberat 8 gram.

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka WM ini membeli narkoba itu dari tersangka kedua AJH di daerah Duri Kosambi, Cengkareng. Lalu tim bergerak ke sana," kata Kapolres Tangsel AKBP Ferdy Irawan, Selasa (10/12/2019).

Selanjutnya, pada Minggu 1 Desember 2019, sekira pukul 15.00 WIB, Tim Vipers melakukan pemantauan di daerah Duri Kosambi. Disusul hari Selasa 3 Desember, petugas berhasil memeroleh data lokasi tempat tinggal Asep.

"Pada Rabu keesokan harinya (4 Desember) petugas menggerebek rumah tersangka AJH ini," jelas Ferdy.

Saat penggeledahan di tempat tinggal Asep itulah petugas tak hanya mendapati paket narkoba, tapi juga berbagai senjata api baik airsoft gun maupun rakitan yang lengkap beserta pelurunya. Paket narkoba yang disita adalah, satu paket sabu seberat 0,66 gram, satu paket ganja dengan berat bruto 3,52 gram berikut kertas papir.

"Dari kediaman AJH ini ditemukan pula 2 pucuk air soft gun, sepucuk senjata api jenis revolver rakitan berikut 4 butir peluru tajam kaliber 38, satu pucuk senjata Pen Gun berikut 21 butir peluru tajam kaliber 22, 173 butir peluru ram set kaliber 22 merek superfix, serta sarung senjata api warna hitam," ungkapnya.

Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali)	Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali) 

Dari hasil interogasi, tersangka Asep membeli sabu itu dari seseorang dengan panggilan Fifi di danau Cipondoh, Kota Tangerang. Fifi kini berstatus DPO. Sementara paket ganja, dibelinya di Kampung Ambon, Jakarta Barat, dari seorang pria yang tak dikenal.

"Pengakuan tersangka AJH ini dia tidak bekerja, jadi sambilannya sebagai driver taksi online," ucapnya.

Sedangkan sepucuk air soft gun revolver dibeli secara daring di Tokopedia pada tahun 2018 lalu seharga Rp2 juta. Kemudian sepucuk air soft gun defender lainnya dibeli di tokopedia pada tahun 2018, seharga Rp2 juta.

Berikutnya, sepucuk senpi revolver rakitan hasil modifikasi dari air soft gun yang dibeli di Tokopedia seharga Rp4 juta, serta sepucuk Pen Gun yang juga dibeli di Tokopedia pada September 2019, berikut 21 butir peluru tajam dan 173 peluru ram set seharga Rp1 juta.

"Alasan tersangka memiliki senjata ini adalah untuk berjaga-jaga, terutama saat mereka sedang menggunakan narkoba ataupun sedang mengedarkan narkoba," jelas Ferdy.

Baca Juga: Bandar dan Pengedar Narkoba di Depok Ditangkap, 18 Kg Ganja Disita

Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali)	Polisi Gelar Perkara Kasus Driver Taksi Online Terlibat Peredaran Narkoba dan Kepemilikan Senpi (foto: Okezone/Hambali) 

Hasil penelusuran sementara petugas, tersangka AJH belum terlibat dengan tindak kriminal lainnya. Dengan kata lain, senpi yang dimiliki itu belum digunakan untuk praktik kejahatan. Namun, pengembangan kasus ini akan terus diungkap guna mengetahui rekam jejak pelaku.

Untuk kepemilikan narkoba, kedua pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang (UU) RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman paling lama 12 tahun.

Kemudian untuk kepemilikan senjata api, tersangka Asep dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Darurat nomor 12 tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup, atau hukuman penjara sementara 20 tahun.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini