Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut

Hambali, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 338 2140545 warga-tangsel-keluhkan-proyek-galian-pipa-spam-bikin-licin-dan-semrawut-eKJQS3jERo.jpg Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kawasan Ciputat dan Pamulang (foto: Okezone/Hambali)

TANGERANG SELATAN - Pengerjaan proyek galian saluran pipa Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kali Angke membuat warga maupun pengendara mengeluh. Permukaan jalan yang kotor dan licin akibat tanah galian serta penyempitan ruas jalan, kian berdampak bagi mereka.

Pada banyak ruas jalan seperti Jalan Siliwangi, Jalan Parakan, Jalan Ciater, bahkan hingga masuk ke beberapa titik pemukiman di Ciputat dan Pamulang tak luput dari galian proyek sambungan pipa SPAM Kali Angke.

Baca Juga: Jalan Raya Puspiptek Tangsel Amblas, Lalu Lintas Dialihkan 

Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali)	Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali)

Di antara keluhan itu disampaikan warga RT04 RW11, Ciater, Serpong. Mereka kesal, lantaran bekas galian dibiarkan menumpuk di tepi jalan raya. Tumpukan tanah merah hampir menghiasi banyak ruas jalan, termasuk ke area jalan-jalan pemukiman warga.

"Ini sangat mengganggu aktivitas warga. Tumpukan tanah bikin jalan licin di musim hujan. Bukan satu titik aja, tapi hampir sepanjang jalan. Kita juga heran, ini prosedurnya bagaimana jadi terkesan asal-asalan dan semrawut," keluh Wahyu, warga sekitar lokasi saat ditemui Okezone, Rabu (11/12/2019).

Menurut dia, kondisi demikian telah berlangsung sekira 3 bulan terakhir. Bekas galian itu tak terlihat diperbaiki kembali. Berkali-kali diingatkan, namun hingga saat ini belum ada upaya nyata dari pihak terkait.

"Jangan karena proyek itu niatnya baik, untuk saluran air bersih, tapi malah merugikan masyarakat sekitar. Tolong lah jadi perhatian. Kita sudah ingatkan berkali-kali," tegasnya.

Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali)	Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali) 

Di lokasi berbeda, banyak pengendara pun mengeluh akibat terdampak oleh proyek galian sambungan pipa di pinggir jalan. Ruas jalan kian sempit, karena galian itu berada persis di tepian. Sedangkan tanah merah ditumpuk hingga memakan badan jalan.

"Bahayanya licin, ini kan musim hujan. Jalanan tambah sempit, karena saling berebut akhirnya banyak yang terperosok juga sepeda motor," ungkap Beben (31), driver ojek online yang tengah berteduh di Jalan Parakan, Pamulang.

SPAM Kali Angke sendiri merupakan proyek yang ditangani oleh BUMD Kota Tangsel, yakni PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS). Letak proyeknya tak jauh dari sarana SPBU Parakan, dengan luas area sekira 6 ribu meter persegi.

Nilai investasinya cukup fantastis, yakni tercatat mencapai Rp340 miliar. Nantinya, sarana SPAM Kali Angke akan memiliki kapasitas pipa sebesar 200 liter perdetik, dan jaringan distribusi sekira 300 liter perdetik. Dengan jumlah itu, setidaknya mampu melayani 33.500 rumah, dengan tahapan periode waktu 4 tahun ke depan.

Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali)	Warga Tangsel Keluhkan Proyek Galian Pipa SPAM Bikin Licin dan Semrawut (foto: Okezone/Hambali) 

Tahapan penyambungan pipanya akan dikerjakan berkala, yaitu tahun 2019 menyalurkan sambungan pada 5.500 rumah, tahun 2020 menambah sambungan pada 9500 rumah, tahun 2021 pada 10 ribu rumah, dan tahun 2022 penyelesaian sambungan pada 8500 rumah.

Baca Juga: Sering Renggut Korban, Jalan Berlubang di Tangsel Ditanami Pohon Pisang oleh Warga 

Sementara, saat dikonfirmasi mengenai keluhan warga dan pengendara soal proyek sambungan pipa itu, pihak PT PITS hanya menjawab singkat akan segera menindaklanjuti kepada pekerja di lapangan.

"Terima kasih atas infonya segera kita tindaklanjuti," kata Direktur Utama PT PITS (BUMD Tangsel), Dudung E Diredja, saat dikonfirmasi wartawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini