Pelaku Persekusi Anggota Banser Ditangkap

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 12 Desember 2019 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 12 338 2141320 pelaku-persekusi-anggota-banser-ditangkap-kq1juXKDyP.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan menangkap pelaku persekusi terhadap dua orang anggota Banser NU, yang terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Bastoni Purnama mengatakan, penangkapan tersebut setelah pihaknya melakukan pencarian selama dua hari. Alhasil pelaku yang berinisial AA (sebelumnya ditulis H) tersebut ditangkap di kawasan Depok.

"Kita tadi telah menangkap pelaku persekusi. Sore ini tadi jam 3 kita berhasil menangkap pelaku dan mengamankannnya di daerah Depok, Kecamatan Sawangan, Keluarahan Pasir Putih," kata Bastoni di Polres Jakarta Selatan, Kamis (12/12/2019).

 Baca juga: Polisi Buru Terduga Pelaku Persekusi Anggota Banser NU

Bastoni menjelaskan, peristiwa persekusi itu berawal ketika kedua anggota Banser NU tersebut bersenggolan dengan pelaku. Karena tidak terima ia kemudian mengikuti korban sampai lokasi hingga terjadi persekusi dan viral di media sosial tersebut.

"Pelaku merasa kesal, akhirnya dibuntuti, sampai di TKP kemudian pelaku mengintimidasi, melakukan ancaman dan kata-kata yang tidak perlu," tuturnya.

Ia menambahkan, pelaku sendiri sudah mengakui perbuatannya dan meminta maaf. Adapun untuk kasus ini pelaku dijerat dengan Pasal 310, 311, 335 KUHP, dan UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara.

 Baca juga: Pria yang Diduga Persekusi Anggota Banser NU Dilaporkan ke Polisi

Sebelumnya, persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU), terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Desember 2019 kemarin.

Korban bernama Eko yang merupakan kader Banser NU, Kota Depok mengalami persekusi oleh seorang pria dan viral di media sosial.

Video dugaan persekusi itu viral setelah diunggah akun media sosial Twitter @nahdlatululama. Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu Eko bersama seorang rekannya nampak didatangi oleh orang tak dikenal. Ia meminta identitas Eko.

"M*#*t mana e-KTP lo, gua mau liat, mana sini identitas lo ngapain di Jakarta tanah gua Betawi. Lu mau ngapain," tanya pria tersebut dengan nada tinggi.

Eko kemudian menjawab bahwa kehadirannya dilokasi terkait tugas menjaga pendakwah Ahmad Muwafiq. Eko kemudian diminta untuk mengucapkan takbir namun ia menolak, dan mempertanyakan untuk apa melakukan hal tersebut.

"Takbir, bareng ya. Lo Islam bukan yaudah takbir, ko buat apa kafir dong lo. Eh lo takbir dulu kalau muslim," ucapnya dalam rekaman video tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini