Polisi Libatkan Saksi Ahli Bahasa & ITE di Kasus Persekusi Banser

Achmad Fardiansyah , Okezone · Sabtu 14 Desember 2019 12:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 14 338 2141873 polisi-libatkan-saksi-ahli-bahasa-ite-di-kasus-persekusi-banser-8UlzoosBkW.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, kasus persekusi yang dilakukan oleh pria berinisial HA kepada dua anggota Banser NU di Jakarta Selatan ditangani oleh Polres Jakarta Selatan.

"Kemarin sudah berhasil mengamankan inisial HA, sampai saat ini sudah dilakukan penahanan di Polres Jaksel," kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (14/12/2019).

 Baca juga: Usai Ditangkap, Pelaku Persekusi Anggota Banser NU Minta Maaf

Kata dia, saat ini penyidik sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang mengetahui peristiwa tersebut.

"3 saksi diperiksa ada saksi ahli. Ahli dibidang bahasa dan juga saksi dibidang ITE. sementara kasus tersebut masih diselidiki, masih didalami dan masuk ke tingkat penyidikan," pungkasnya.

Sebelumnya, persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU), terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Desember 2019 kemarin.

Korban bernama Eko yang merupakan kader Banser NU, Kota Depok mengalami persekusi oleh seorang pria dan viral di media sosial.

 Baca juga: Pelaku Persekusi Anggota Banser Ditangkap

Video dugaan persekusi itu viral setelah diunggah akun media sosial Twitter @nahdlatululama. Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu Eko bersama seorang rekannya nampak didatangi oleh orang tak dikenal. Ia meminta identitas Eko.

"M*#*t mana e-KTP lo, gua mau liat, mana sini identitas lo ngapain di Jakarta tanah gua Betawi. Lu mau ngapain," tanya pria tersebut dengan nada tinggi.

Eko kemudian menjawab bahwa kehadirannya dilokasi terkait tugas menjaga pendakwah Ahmad Muwafiq. Eko kemudian diminta untuk mengucapkan takbir namun ia menolak, dan mempertanyakan untuk apa melakukan hal tersebut.

"Takbir, bareng ya. Lo Islam bukan yaudah takbir, ko buat apa kafir dong lo. Eh lo takbir dulu kalau muslim," ucapnya dalam rekaman video tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini