nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Masih Dalami Adanya Tersangka Lain di Kasus Persekusi Anggota Banser

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Sabtu 14 Desember 2019 13:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 14 338 2141887 polisi-masih-dalami-adanya-tersangka-lain-di-kasus-persekusi-anggota-banser-qf0OJeCOP5.jpg Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus (foto: Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya masih mendalami adanya tersangka lain selain HA, yang melakukan persekusi terhadap dua anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU), di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Desember 2019 kemarin.

"Masih didalami semuanya ya. Karena sampai dengan saat ini baru satu berdadarkan saksi pelapornya itu," kata Yusri saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (14/12/2019).

 Baca juga: Polisi Libatkan Saksi Ahli Bahasa & ITE di Kasus Persekusi Banser

Kata Yusri, saat ini penyidik melakukan pemeriksaan terhadap beberapa orang yang mengetahui peristiwa tersebut.

"3 saksi diperiksa ada saksi ahli. Ahli dibidang bahasa dan juga saksi dibidang ITE. sementara kasus tersebut masih diselidiki, masih didalami dan masuk ke tingkat penyidikan," pungkasnya.

Sebelumnya, persekusi terhadap anggota Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser NU), terjadi di Pondok Pinang, Jakarta Selatan, pada Selasa 10 Desember 2019 kemarin.

 Baca juga: Polisi Tahan Pelaku Persekusi terhadap Anggota Banser NU

Korban bernama Eko yang merupakan kader Banser NU, Kota Depok mengalami persekusi oleh seorang pria dan viral di media sosial.

Video dugaan persekusi itu viral setelah diunggah akun media sosial Twitter @nahdlatululama. Dalam video berdurasi 1 menit 2 detik itu Eko bersama seorang rekannya nampak didatangi oleh orang tak dikenal. Ia meminta identitas Eko.

"M*#*t mana e-KTP lo, gua mau liat, mana sini identitas lo ngapain di Jakarta tanah gua Betawi. Lu mau ngapain," tanya pria tersebut dengan nada tinggi.

Eko kemudian menjawab bahwa kehadirannya dilokasi terkait tugas menjaga pendakwah Ahmad Muwafiq. Eko kemudian diminta untuk mengucapkan takbir namun ia menolak, dan mempertanyakan untuk apa melakukan hal tersebut.

"Takbir, bareng ya. Lo Islam bukan yaudah takbir, ko buat apa kafir dong lo. Eh lo takbir dulu kalau muslim," ucapnya dalam rekaman video tersebut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini