nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jasad Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Ditemukan di Kolong Flyover Ciputat

Hambali, Jurnalis · Minggu 15 Desember 2019 20:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 15 338 2142141 jasad-bayi-perempuan-terbungkus-plastik-ditemukan-di-kolong-flyover-ciputat-FsEN1AmRUq.jpg

TANGERANG SELATAN - Sesosok jasad bayi ditemukan terbungkus plastik warna hitam di kolong flyover Ciputat, Cipayung, Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (15/12/2019). Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan oleh petugas kebersihan saat membersihkan sampah di lokasi.

Informasi yang dihimpun, penemuan jasad bayi malang itu pertama kali diketahui sekira pukul 09.15 WIB. Petugas kebersihan bernama Yonani (35) dan Sarif (34), mendapati plastik hitam yang dikiranya berisi sampah di kolong flyover Ciputat.

"Kedua saksi membuka kantong plastik tersebut, di dalamnya terdapat baju daster warna hitam orange dan jasad bayi berjenis kelamin perempuan yang masih terdapat tali pusar," ungkap Kompol Endy Mahandika, Kapolsek Ciputat kepada Okezone.

Terperanjat melihat itu, lantas kedua petugas kebersihan itu melapor kepada pengurus RT setempat dan diteruskan menghubungi Mapolsek Ciputat. Saat petugas datang, dilakukan pengecekan dengan memasang garis polisi di lokasi.

Ilustrasi

"Mayat bayi itu ditemukan ditumpukan sampah. Usianya sekira 7 bulan dalam kandungan," kata Endy.

Setelah mengecek Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas lantas mengirim jenazah bayi ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. Beberapa saksi dimintai keterangan terkait penemuan jasad bayi malang tersebut.

Penemuan mayat bayi membuat warga sekitar heboh, bahkan kerumunan pengendara yang melintas banyak berhenti guna menyaksikan petugas kepolisian mengecek TKP tersebut.

Kondisi kolong flyover Ciputat sendiri sebenarnya selalu ramai, baik oleh pengendara yang melintas maupun para pedagang dan warga sekitar yang lalu-lalang. Diduga pelaku membuang jasad bayi pada dini hari atau menjelang pagi, di mana kondisinya belum terlalu ramai.

"Kemungkinan shubuh tadi dibuangnya, karena kalau sudah jam 6 pagi ke atas di bawah sini selalu ramai," tutur Itba Mahyana, warga sekitar.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini