Balita Tewas Dibunuh Ayah Kandung di Tangerang, Pelaku Coba Bunuh Diri

Isty Maulidya, Okezone · Senin 16 Desember 2019 19:37 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 16 338 2142642 balita-tewas-dibunuh-ayah-kandung-di-tangerang-pelaku-coba-bunuh-diri-3KKQb42OUN.jpg Ilustrasi Pembunuhan (foto: Shutterstock)

TANGERANG- Seorang balita berinisal AA (5) ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Kedaung Wetan, Neglasari, Tangerang, pada Senin, 16 Desember 2019. Terduga pelaku adalah ayah kandungnya sendiri yang bernama Ardiansyah (31) menyayat tubuh anaknya tersebut di dalam kontrakan miliknya.

Kapolsek Neglasari Kompol Manurung menjelaskan AA pertama kali ditemukan oleh kakek korban, Mamat (51). Mamat datang ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah mendapat pesan dari terduga pelaku yang menyatakan pelaku akan bunuh diri.

Baca Juga: Diduga Rebutan Anak, Suami Tebas Istri Pakai Golok hingga Tewas

"Saksi mendapatkan pesan singkat dari terduga pelaku yang bilang 'Pak, datang ke kontrakan, saya bunuh diri'. Mendapat pesan seperti itu, saksi langsung ke kontrakan terduga pelaku yang memang jaraknya tidak begitu jauh," ucap Manurung, Senin (16/12/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Saat di lokasi, suasana kontrakan sepi dan terkunci. Karena panik, saksi akhirnya membuka paksa pintu kontrakan dan menemukan AA dalam kondisi penuh luka dan sudah tidak bernyawa. Tak jauh dari tempat AA berbaring, terduga pelaku juga ditemukan dalam keadaan berlumuran darah.

"Saksi menemukan korban di dalam kamar dengan keadaan sudah tidak bernyawa. Tidak jauh dari keberadaan jasad korban, pelaku juga ditemukan dengan kondisi berlumuran darah juga, karena terduga pelaku mencoba melakukan percobaan bunuh diri dengan melukai dirinya menggunakan pisau," ujarnya.

Baca Juga: Mahasiswa Bunuh Pacarnya Pakai Bantal, Polisi Dalami Motif Pelaku 

Melihat itu, saksi langsung membawa keduanya ke RSUD Tangerang. Saat ini korban sudah berada di kamar jenazah untuk diautopsi, sementara terduga pelaku sudah mendapatkan perawatan intensif dan masih dalam kondisi kritis.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak Kepolisian Resor Metro Tangerang Kota untuk mencari tahu lebih dalam mengenai motif dari aksi bunuh diri ataupun pembunuhan yang dilakukan oleh terduga pelaku.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini