BNNP : Yang Berhak Tutup Diskotek Colosseum Adalah Pemprov DKI

Fadel Prayoga, Okezone · Selasa 17 Desember 2019 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 17 338 2142817 bnnp-yang-berhak-tutup-diskotek-colosseum-adalah-pemprov-dki-BlWTUEaxHT.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta, Brigjen Tagam Sinaga mengatakan, pihaknya tak bisa memberi rekomendasi penutupan ke Diskotek Colosseum, meski telah menemukan narkoba di lokasi tersebut saat melakukan razia pada September 2019. Ia berdalih, pihak yang berhak menutup tempat hiburan adalah Pemprov DKI.

Ia menjelaskan, surat rekomendasi yang telah dikirim pihaknya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) pada 10 September menyatakan kalau di Colosseum telah terjadi peredaran narkoba. Namun, ia tak menjelaskan secara detail ihwal berapa temuan pengguna dan barang bukti barang haram tersebut yang diamankan.

"Kita kan hanya memberitahu, ada razia, kita temukan ini (narkoba-red), ada pengguna (narkoba-red) sekian, positif sekian, kemudian kita rehabilitasi. Kita sampaikan kepada pimpinan BNN RI dan pimpinan wilayah daerah yakni gubernur. Apakah rekomendasi kita digunakan atau enggak, itu kewenangan dari Pemprov," ujarnya kepada wartawan, Selasa (17/12/2019).

Sebelumya, Pemprov DKI Jakarta menyatakan siap menutup Diskotek Colosseum dengan mencabut izin usahanya jika ada rekomendasi dari BNNP atas temuan narkoba.

Sekda DKI Jakarta Saefullah (Foto: Okezone)

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di sela mengumumkan pencabutan penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum karena BNN Provinsi DKI Jakarta pernah menemukan narkoba di tempat hiburan tersebut pada September.

Menurut Saefullah, saat ini Disparbud bersama BNNP sedang mengevaluasi temuan narkoba di Colosseum, yang selanjutnya nanti diputuskan nasib diskotek itu.


Baca Juga : Jajaran Disparbud Akan Diperiksa Terkait Penghargaan ke Diskotek Colosseum

"Kalau berdasarkan fakta yang terjadi, saya sampaikan, ada teguran, pernyataan, (tapi) belum cukup syarat untuk melakukan penutupan. Nanti kita tunggu evaluasi bersama Dinas Parbud dan BNN-P dalam waktu tidak terlalu lama," kata Saefullah dalam konferensi pers di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, kemarin.

Baca Juga : Pemprov DKI Siap Tutup Diskotek Colloseum jika Ada Rekomendasi BNN

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini