nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bocah 8 Tahun di Depok Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Digigit Ular Kobra

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 17 Desember 2019 17:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 12 17 338 2143061 bocah-8-tahun-di-depok-dipatuk-anak-ular-kobra-zgTZFQosTP.jpg Ilustrasi

DEPOK - Rifqi Achmad Syaputra terpaksa harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) setelah dipatuk anak ular cobra di teras rumahnya jalan Kemiri Jaya, gang sepakat 1 RT 06/RW01, Beji, Tanah Baru, Kota Depok.

Kabar tersebut pun menjadi viral di media sosial setelah diposting ke Info Depok dan Depok 24 Jam. Dalam postingan itu sejumlah warganet beramai-ramai mendoakan bocah 8 tahun yang terkena gigitan ular berbisa.

Awal mula bocah berusia 8 tahun tersebut digigit oleh anak kobra, ketika dia bersama temanya sedang bermain di teras rumah, seketika mereka melihat 2 anak ular yang tidak diketahui jenisnya. Sementara, satu ular dapat dimatikan oleh mereka, sedangkan satunya lagi ingin dimasukan ke dalam toples oleh Rifqi Achmad Syaputra menggunakan tangan kosong untuk dibuang.

Ilustrasi

Nahas ular yang ternyata anak cobra itu menyerang dan mematuk tangan Rifqi, beruntung insiden tersebut cepat diketahui oleh orang tua dan warga sekitar sehingga korban dapat cepat tertolong.

Baca Juga: Wali Kota Depok Gandeng Intelijen dan Polisi Kaji Maraknya Ular Kobra

Sementara, Humas Rumah Sakit Universitas Indonesia (RS UI) Kinanti membenarkan bahwa Rifqi Achmad Syaputra sempat menjalani perawatan intensif di ruang pediatric intermediate care unit (PIMCU) karena dipatuk anak ular cobra.

Bocah usia 8 tahun itu langsung diberikan serum anti bisa ular (SABU) oleh tim medis ketika berada di ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUI pada, Sabtu, 14 Desember 2019.

"Benar ada pasien yang tergigit ular cobra bernama RAS masuk ke IGD RSUI pada hari Sabtu, tanggal 14 Desember 2019. Tim medis RSUI langsung melakukan penanganan kepada pasien dengan segera memberikan serum anti bisa ular (SABU). Untuk optimalisasi pemantauan, RAS dipindahkan ke pediatric intermediate care unit (PIMCU)," kata Kinanti saat dihubungi wartawan, Selasa (17/12/2019).

Dia menuturkan, setelah menjalani rawat inap selama lebih kurang tiga hari, akhirnya tim medis RSUI pada hari ini memperbolehkan Rifqi Achmad Syaputra pulang ke rumah dan hanya melakukan rawat jalan. Sedangkan pembiayaan pasien ditanggung Jamkesda Kota Depok.

"Orangtua juga telah diedukasi mengenai penyakit pasien dan apa yang harus dipantau di rumah, aturan minum obat dan waktu kontrol," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini