Sepanjang 2019, Ratusan Sarang Tawon Vespa di Bekasi Dimusnahkan

Wisnu Yasep, Okezone · Rabu 18 Desember 2019 10:12 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 18 338 2143287 sepanjang-2019-ratusan-sarang-tawon-vespa-di-bekasi-dimusnahkan-TsC4B01AAG.jpg Ilustrasi tawon. (Foto: Shutterstock)

BEKASI – Sepanjang 2019, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi sudah memusnahkan ratusan sarang tawon jenis vespa affinis. Kegiatan itu dilakukan di sejumlah lokasi di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Pemusnahannya sendiri dilakukan di ratusan titik. Rata-rata berdasarkan aduan masyarakat," kata Komandan Regu Tim Evakuasi dan Penyelematan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi Adhi Nugroho kepada Okezone, Rabu (18/12/2019).

Baca juga: Seorang Kakek di Muara Gembong Tewas Disengat Tawon Vespa 

Agar peristiwa meninggalnya Kakek Sutarma (74) tidak terulang, Adhi pun berpesan agar warga menghubungi pihak Damkar Kabupaten Bekasi dalam menangani permasalahan serangan tawon vespa ini.

"Bila ada penanganan seperti ini, sebaiknya dilaporkan," kata Adhi.

Terlebih, lanjut dia, baru pertama kali ini ada warga yang meninggal akibat disengat tawon. "Ini baru kasus pertama kali terjadi di Kabupaten Bekasi sampai meninggal. Sebelumnya hanya panas tinggi dan dirawat saja," ujarnya.

Baca juga: Ada 50 Sengatan Tawon Vespa di Tubuh Kakek yang Tewas di Muara Gembong 

Sarang tawon vespa affinis yang menyebabkan Kakek Sutarma meninggal sudah dieksekusi atau dimusnahkan Damkar Kabupaten Bekasi.

Adapun peristiwa yang menimpa Kakek Sutarma terjadi ketika Sukari (60) memusnahkan sarang tawon di atap rumahnya pada Rabu 11 Desember 2019.

View this post on Instagram

Izin melaporkan evakuasi sarang tawon Tanggal 16 Desember 2019 Pukul : 11 : 30 WIB Tawon Vespa Affinis memakan korban jiwa di kab.Bekasi Sutarma Usia 74 th. Warga kp.Kedung bokor Rt.001/008 Ds.pantai mekar kec.muara gembong kab.bekasi, pada hari rabu tanggal 11 desember 2019 telah menjadi korban keganasan koloni tawon predator tersebut, korban sempat di larikan ke rumah sakit anissa cikarang dan menjalani perawatan, namun akhirnya korban menghembuskan nafas yg terakhir pada Tanggal 13 desember 2019.selain almarhum terdapat 5 warga setempat yg menjadi korban koloni tawon tersbut, diantaranya Anah usia (30th) Narsah (30th) Mila (15th) Linda (18th) komarudin (46th) Kronologi kejadian , pada saat pemilik rumah sukari (60th) berusaha memusnahkan sarang tawon yg berada di Wuwungan atap rumahnya dgn cara di sogrok menggunakan bambu, Hingga membuat koloni tawon tersebut berhamburan keluar dari sarang nya pd saat itu si korban melintas di bawahnya hingga menjadi korban sengatan koloni tawon predator tsb si pemilik rumah Berhasil menyelamatkan diri namun sayang si korban di karenakan Faktor usianya yg sdh tua tidak dapat menghindari dari keganasan serangan tawon tsb, hingga akhirnya harus di larikan ke rumah sakit karena terkena sengatan tawon predator tsb. PELAYANAN GRATIS 1X24 JAM !!! @ekasupriaatmaja @indonesiafirefighter @tribuncikarang @humas_kab_bekasi @urbancikarang @infotambun @infobekasi.coo @damkarhits @guecikarang #indonesianfirefighter #humas_kab_bekasi #damkarkabbekasi_ #lensapemadam #damkarhits #damkarindonesia112 #tribuncikarang #urbancikarang #infotambun #damkarkabbekasi @damkarkabbekasi_

A post shared by Satria Biru Kabupaten Bekasi (@damkarkabbekasi_) on

Pemusnahan tersebut dilakukan Sukari setelah tawon yang bersarang di rumahnya menyerang lima warga. Atas kejadian itu, Sukari berinisiatif memusnahkan sendiri tanpa bantuan ahli.

Cara memusnahkan sarang tawon predator tersebut dilakukan Sukari dengan cara disodok menggunakan bambu. Alhasil, tawon yang jumlahnya banyak itu berhamburan.

Baca juga: Sebelum Tewaskan Kakek Sutarma, Ada 5 Warga Disengat Tawon Vespa di Muara Gembong 

Tawon-tawon yang rumahnya dimusnahkan tersebut langsung menyerang warga sekitar, termasuk Kakek Sutarma yang sedang melintas di depan rumah Sukari.

Alhasil, Kakek Sutarma yang sebelumnya sudah diperingatkan, diserang dengan luka 50 sengatan. Akibat banyaknya sengatan, warga Kampung Kedung Bokor, RT 01 RW 08, Desa Pantai Mekar, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, langsung pulang dan berendam.

Baca juga: Wisatawan Singapura Digigit Komodo Ternyata Tidak Taati Peraturan 

Namun demikian, bukannya membaik, kondisi Kakek Sutarma justru menurun setelah diserang tawon vespa affinis. Berdasarkan keterangan dokter, racun tawon predator itu sudah mengganggu fungsi jantung Kakek Sutarma.

"Jadi masuk rumah sakit Rabu 11 Desember, dan dinyatakan meninggal pada Jumat 13 Desember. Keterangan dokter kerena racunnya mengganggu fungsi jantung," jelas Adhi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini