nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolda Metro Yakin TNI-Polri Mampu Kendalikan Situasi Nataru 2020

Muhamad Rizky, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 11:16 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 19 338 2143743 kapolda-metro-yakin-tni-polri-mampu-kendalikan-situasi-nataru-2020-oXTBc5LiZn.jpg Kapolda Metro, Irjen Gatot Eddy. (Foto: Okezone.com/Puteranegara)

JAKARTA - Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2020, Polda Metro Jaya menggelar apel pasukan Operasi Lilin Jaya 2019 di Lapangan Promoter Ditlantas Polda Metro Jaya, Kamis (19/12/2019).

Apel dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dengan didampingi oleh Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono.

Gatot menjelaskan, Operasi Lilin Jaya 2019 dilaksanakan selama 10 hari, mulai dari 23 Desember 2019 hingga 1 Januari 2020. Pengamanan berfokus pada 61.308 objek yang ada di Indonesia, meliputi tempat ibadah,wisata, belanja, hingga lokasi perayaan Natal dan Tahun Baru.

"Operasi ini akan melibatkan 191.807 personel gabungan yang terdiri dari 121.358 personel Polri, 17.190 personel TNI, serta 54.259 personel yang berasal dari instansi terkait antara lain Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Pemadam Kebakaran," tutur Gatot, Kamis (19/12/2019).

Operasi ini degelar untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru terhindar dari gangguan keamanan. Ia yakin pasukan TNI-Polri serta lintas gabungan terkait mampu mengendalikan situasi sehingga perayaan hari besar tersebut lancar.

Sementara itu, Pandam Jaya Mayjen Eko menyatakan siap untuk membantu kepolisian dalam pengamanan Operasi Lilin Jaya 2019.

(Foto: TMC Polda Metro Jaya)

Ia meminta pada personel TNI untuk mengantisipasi situasi buruk sekecil apapun yang terjadi di Jakarta. Sebab Jakarta merupakan ukuran bagi Indonesia.

"Saya ingin sampaikan juga saat ini Jakarta menjadi barometer, apabila terjadi sesuatu di Jakarta maka negara terguncang. Oleh itu peristiwa apapun tidak boleh terjadi untuk menjaga stabilitas keamanan, oleh karena itu kita harus bahu-membahu, kita bisa deteksi dini," tuturnya.

"Kita tidak boleh ada yang egosektoral karena keamanan ditangan kita bersama. Kita ingin Natal dan Tahun baru tanpa ada gangguan sekecil apapun," papar Eko.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini