Langkah Pertama yang Harus Dilakukan jika Bertemu Ular Kobra

Dimas Andhika Fikri, Okezone · Kamis 19 Desember 2019 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 19 338 2143849 langkah-pertama-yang-harus-dilakukan-jika-bertemu-ular-kobra-XL3K0XjAI2.jpg Teror Ular Kobra (Foto: Shutterstock)

Teror ular kobra di Jabobetabek serta berbagai daerah lain masih jadi menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Terkait hal ini, Averroes Oktaliza, selaku anggota Perhimpunan Herpetologi Indonesia mengatakan musim hujan memang merupakan waktu bagi-bagi telur-telur ular menetas. Tak heran bila belakangan banyak ditemukan kasus-kasus ular kobra masuk ke permukiman warga.

Pria yang akrab disapa Ave itu pun membagikan beberapa tips ampuh bila sewaktu-waktu Anda tidak sengaja bertemu ular kobra maupun ular jenis lainnya di rumah atau di alam liar. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah tidak membuat gerakan secara tiba-tiba.

Bisa Ular Kobra

"Pada hakikatnya ular itu takut sama manusia. Dan tidak ada sejarahnya ular menyerang manusia, sebelum manusia itu menyerang duluan. Jadi yang harus dilakukan saat bertemu hewan ini jangan panik dan melakukan gerakan secara tiba-tiba," ujar Averroes Oktaliza, saat dihubungi Okezone via sambungan telepon, Kamis (19/12/2019).

Setelah itu, usahakan untuk menghindari ular kobra atau melakukan kontak fisik. Cara paling mudah adalah dengan berjalan berlawanan arah.

Pasalnya, menurut Ave, tidak ada sejarahnya ular mengejar manusia. Perilaku yang sering mereka lakukan saat menyadari adanya marabahaya hanya mendesis atau bahkan mengigit, bila lawannya agresif.

"Kalau terpaksa mau menyingkirkan karena ular itu ada di jalan yang hendak kita lewati, pakailah alat bantu seperti tongkat atau kayu yang ukurannya panjang sehingga menghindari kita dari jarak gigit," terang Ave,

Ave menambahkan, bagi para pencinta alam yang hobi mendaki gunung pun tidak perlu khawatir. Sebagian besar jenis ular yang ada di sana, di klaim tidak berbisa.

"Gunung kan udaranya sejuk dan dingin. Apalagi kalau sudah di ketinggian di atas 2.000 mdpl. Biasanya jarang sekali ada ular berbisa di sana. Kalau pun ada paling ular yang tidak berbisa," jelas Ave.

"Ini karena ular merupakan hewan berdarah dingin. Mereka sebetulnya membutuhkan tempat yang hangat untuk memperlancar metabolisme," terangnya.

Kemunculan ular korban secara serentak di berbagai daerah tak hanya memunculkan ketakutan. Rifqi Achmad Syaputra (8), warga Beji, Depok, terpaksa harus menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Universitas Indonesia setelah dipatuk anak ular cobra di teras rumahnya, beberapa waktu lalu.

Setelah dilaporkan banyak bermunculan di kawasan Depok dan Kabupaten Bogor, puluhan ular kobra juga teridentifikasi berkeliaran di Jakarta, Bekasi, Tangerang, serta wilayah di provinsi lain seperti di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mayoritas ular kobra yang bermunculan masih berukuran kecil.

Hal ini selaras dengan penjelasan para ahli bahwa saat ini merupakan musim menetas ular. Warga pun diminta berhati-hati dan membersihkan lingkungan untuk mencegah ular kobra masuk permukiman. Langkah selanjutkan, warga diimbau segera menghubungi petugas pemadam kebakaran apabila melihat keberadaan ular.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini