nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Depresi Berat, Pria di Tangerang Bunuh Diri di Sekretariat Masjid

Isty Maulidya, Jurnalis · Kamis 19 Desember 2019 23:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 12 19 338 2143990 depresi-berat-pria-di-tangerang-bunuh-diri-di-sekretariat-masjid-XBwtClYado.jpg Ilustrasi

TANGERANG - Seorang pria berinisial MK (30) ditemukan tewas di sebuah sekretariat masjid di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang. Pria tersebut diduga mengalami depresi hebat hingga akhirnya memutuskan untuk mengakhiri hidupnya sendiri.

Wawan (34) kakak MK menemukan jasad adiknya pada Rabu, 18 Desember 2019 malam. Sebelumnya, Wawan sudah mencurigai gerak-gerik MK yang menghilang usai bersilaturahmi ke rumah salah satu saudaranya.

Kanit Reskrim Polsek Teluk Naga, Ipda Deden menjelaskan Wawan dan MK yang saat itu sedang bekerja membangun parkiran masjid, pulang ke sekretariat masjid usai mengunjungi rumah salah satu kerabat mereka. Namun, saat di sekretariat MK tiba-tiba menghilang.

Ilustrasi

"Mereka memang tinggal sementara di sekretariat masjid. Lalu, saat perjalanan kembali ke sekertariat, MK terlihat mencurigakan dan kemudian mendadak menghilang," jelasnya saat dikonfirmasi pada Kamis, 19 Desember 2019.

Saat itu, Wawan tidak langsung mencari adiknya. Namun pergi ke tempat wudu untuk bersiap melaksanakan ibadah. Selesai beribadah barulah Wawan mencari adiknya dan menemukan adiknya di sekretariat masjid dalam kondisi mengenaskan dan melihat adanya gerinda yang berlumuran darah di dekat tubuh adiknya yang sudah sekarat.

"Saat saksi masuk ke dalam sekertariat, dirinya langsung menemukan adiknya yang sudah sekarat. Saksi juga mendapati sayatan di leher adiknya," ujarnya.

Saksi sempat berusaha untuk menyelamatkan nyawa MK dengan membawa MK ke klinik terdekat. Namun karena kondisi MK yang sudah sangat kritis dan kehabisan darah, nyawanya tidak dapat tertolong.

"Sempat dibawa ke klinik, tapi begitu sampai klinik, korban sudah tidak bernyawa karena kondisinya sudah cukup kritis" ujar Deden.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi menemukan fakta bahwa korban diduga mengalami depresi berat. Sebelumnya, MK juga diketahui kerap kali ketakutan terhadap sesuatu yang tidak diketahui.

"Saat di klinik sudah tidak tertolong dan dinyatakan tewas kehabisan darah ditambah, luka yang dialami korban pun cukup berat. Dari hasil pemeriksaan pada saksi pun, korban memang tengah dalam kondisi depresi dan kerap ketakutan akan hal yang tidak pasti," ungkapnya.

Saat ini jenazah korban pun telah dibawa pihak keluarga untuk segera dimakamkan, setelah sebelumnya menjalani proses autopsi di RSUD Tangerang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini