nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Antisipasi Banjir Lagi, Anies Instruksikan Anak Buahnya untuk Kerja Bakti

Fadel Prayoga, Jurnalis · Sabtu 21 Desember 2019 10:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 21 338 2144583 antisipasi-banjir-lagi-anies-instruksikan-anak-buahnya-untuk-kerja-bakti-fD02ZLav3a.jpg Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (foto: istimewa)

JAKARTA - Selasa, 17 Desember 2019 kawasan Jakarta diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat dan dalam waktu yang cukup lama. Akibatnya, beberapa kawasan di Ibu Kota harus mengalami banjir akibat sampah yang menumpuk di beberapa saluran air.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, Gubernur Anies Baswedan telah menginstruksikan jajaran wali kota, bupati, camat hingga kelurahan untuk melaksanakan kerja bakti di lingkunganya bersama para warga. Kegiatan itu harus digelar pada Minggu, 22 Desember 2019 mendatang.

"Hari minggu kita lakukan besar-besaran pagi kerja bakti semua. Komponen dilibatkan, masyarakat juga boleh ikut bersih-bersih," kata Saefullah kepada wartawan, Sabtu (21/12/2019).

 Baca juga: Jakarta Waspada Banjir, BPBD Sudah Siapkan Tempat Evakuasi

Banjir Jakarta

Ia menjelaskan, kegiatan itu akan dipusatkan di kawasan yang menjadi daerah rawan banjir. Seperti diketahui, pada Selasa lalu ada 19 lokasi titik genangan air akibat hujan deras tersebut.

"Targetnya terutama di sekitar daerah yang disinyalir ada genangan-genangan. Kita korek ya sesuai saran tadi. Kita alirkan ke sungai terdekat," ujarnya.

 Baca juga: Solusi Pemprov DKI Agar Banjir Tak Menggenang Lagi

Ia menambahkan, nantinya Gubernur Anies dan dirinya akan melakukan pemantuan apakah intruksi itu dilaksanakan atau tidak. Namun, ia tak menjelaskan daerah mana yang akan dipantau oleh mereka.

"Nanti gubernur monitor saja. Saya juga ikut monitor," katanya.

Menurut dia, kerja bakti itu salah satu langkah pihaknya dalam mencegah datangnya banjir di Jakarta. Yang terpenting dalam penanganganan banjir adalah melakukan pengerukan sungai yang kerap kali menjadi penyebab banjir di Ibu Kota.

"Kalau soal pengerukan jalan terus. Kan kemarin ada masukan, 'pak disini kesumbat' ya kamu turunin alat berat," ujar Saefullah.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini