nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MUI Bogor: Kawin Kontrak Hukumnya Haram, Pelaku Tetap Dianggap Berzina

Selasa 24 Desember 2019 09:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 12 24 338 2145463 mui-bogor-kawin-kontrak-hukumnya-haram-pelaku-tetap-dianggap-berzina-UU7iIfD1PE.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

BOGOR - Polres Bogor membongkar praktik kawin kontrak yang kembali marak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Polisi berhasil mengamankan empat pelaku dan enam korban dalam operasi itu.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, Jawa Barat Ahmad Mukri Aji turut angkat bicara mengenai fenomena kawin kontrak di kawasan Puncak. Menurutnyam, kawin kontrak hukumnya haram, sehingga para pelakunya bisa dikategorikan telah melakukan perzinahan.

"Kita semua ulama sepakat ini haram, tetap (dianggap melakukan) zina. Bagaimana bisa tidak zina," ujar Ahmad, dikutip dari laman iNews.id, Selasa (24/12/2019).

Dewan Pimpinan MUI kata dia, sudah mengeluarkan fatwa tentang kawin kontrak sejak 25 Oktober 1997 silam. Dalam fatwanya, MUI memutuskan nikah kontrak atau mut'ah hukumnya haram.

Dirinya pun mengapresiasi kinerja Polres Bogor dan Forkopimda Kabupaten Bogor yang mampu membongkar praktik kawin kontrak karena belakangan fenomena tersebut kembali menjadi buah bibir masyarakat di Puncak, Kabupaten Bogor.

"Para ulama mengapresiasi tindakan cepat Polres Bogor dan Forkopimda semuanya kompak. Nikah bukan hanya seminggu, tapi muabath tidak temporer," terang akademisi Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah ini.

Kapolres Bogor

Aparat Polres Bogor telah mengamankan empat pelaku dan enam korban yang terlibat praktik kawin kontrak di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Pelaku berinisial ON alias Mami E, IM alias Mami R, BS, dan K.

Sementara enam korbannya merupakan wanita dewasa masing-masing berinisial H, Y, W, SN, IA, dan MR. Polisis sebenarnya mulai menyelidiki fenomena kawin kontrak ini sejak Kamis, 19 Desember 2019 lalu, tepatnya di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

Selanjutnya, berdasarkan informasi dari warga setempat, pada Jumat, 20 Desember 2019, Polres Bogor menangkap para pelaku di sebuah vila yang berlokasi di Desa Cibeureum, saat melakukan proses ijab kabul dalam rangka kawin kontrak.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini