Share

Rekayasa Kasus Pencurian, Karyawan Minimarket Ditangkap Polisi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Selasa 24 Desember 2019 13:02 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 24 338 2145534 rekayasa-kasus-pencurian-karyawan-minimarket-ditangkap-polisi-w4LJzjcJ3d.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Seorang karyawan minimarket, berinisial FH nekat melakukan rekayasa kejahatan pencurian dan kekerasan di tempat dirinya bekerja, Jalan Cisadane, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu 23 Desember 2019.

Kapolsek Menteng Kompol Guntur Muhammad Thariq mengatakan, awalnya FH berpura-pura sebagai korban pencurian dengan kekerasan yang dilakukan oleh dua pelaku yang diketahui masih remaja, Indra (14) dan Bagus (14).

"Usai pelaku beraksi, FH berpura-pura melaporkan ke polsek atas kejadian yang menimpanya itu," kata Guntur kepada wartawan, Selasa (24/12/2019).

Kata Guntur, FH melaporkan bahwa dua pelaku telah berhasil menguras uang sebesar Rp14 juta.

"Dia melaporkan kejadian pencurian dengan kekerasan terhadap dirinya, dan uang Rp 14.129.900," ungkapnya.

 Pencurian

Dengan membawa bukti CCTV, Firman nampak ditodong sebilah pisau oleh dua orang pelaku yang sebenarnya merupakan komplotannya itu.

"Sesuai rekaman CCTV, dua pelaku menodongkan pisau kepada FH," ujarnya.

Setelah melapor, pihaknya pun bergegas melakukan penyelidikan atas kejadian yang dialami FH, namun setelah dilakukan penyelidikan lebih mendalam ternyata kejadian tersebut hanya setingan pelapor.

"Dan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kejadian tersebut hanya rekayasa dan kejadian yang sebenarnya adalah FH bersama dua pelaku yakni Indra alias Apoy dan Bagus bekerja sama untuk melakukan pencurian terhadap uang milik minimarket," ungkapnya.

Tidak berfikir panjang, setelah mendapatkan informasi dimana dua pelaku bersembunyi, pihaknya langsung menangkap dua remaja tersebut.

"Dalam hitungan jam, Bagus dan Apoy berhasil ditangkap di rusun Cakung KM. 2 Jakarta Timur," ujarnya.

Ditangan para pelaku, pihaknya mengamankan juga uang tunai yang disembunyikan dibawah kasur sebesar Rp11 juta dan dua unit Handpone Advan dan Moto E4. Serta satu unit sepeda motor bernopol B 6063 TBP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini