338 Ribu Kendaraan Diprediksi Bakal Kembali ke Jakarta Pada 25-26 Desember

Harits Tryan Akhmad, Okezone · Rabu 25 Desember 2019 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 25 338 2145914 338-ribu-kendaraan-diprediksi-bakal-kembali-ke-jakarta-pada-25-26-desember-dSaLkJKvh8.jpg Ilustrasi Lalu Lintas (Foto: Okezone)

JAKARTA - PT Jasa Marga memprediksi akan terdapat peningkatan jumlah kendaran yang akan balik ke Jakarta pada tanggal 25 dan 26 Desember.

Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru mengatakan pada tanggal 25 dan 26 Desember merupakan puncak arus balik Natal tahun 2019.

Dia pun memprediksi 338.000 kendaraan akan kembali baik dari arah timur melalui GT Cikampek Utama dan GT Kalihurip Utama, dari arah barat melalui GT Cikupa, serta arah Selatan melalui GT Ciawi.

“Tanggal 25-26 Desember 2019. Jumlah ini meningkat sekitar 43% dari lalu lintas harian normal sebanyak 234 ribu kendaraan,” jelas Heru dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/12/2019).

Jalan Tol

Baca Juga: Mudik Natal 2019, Tol Japek II Elevated Dinilai Efektif

Dia membeberkan, lalu lintas tertinggi diprediksi dari arah timur yang kembali ke Jakarta melalui GT Cikampek Utama, sebanyak 98 ribu kendaraan diprediksi melintasi GT Cikampek Utama atau naik 97% dari lalu lintas harian normal sebanyak 50 ribu kendaraan.

Untuk mengantisipasi peningakatan jumlah kendaraan terjadi, Heru menekankan pihaknya telah mempersiapakan beberapa langkah utuk mengantisipasinya.

“Melalui penambahan kapasitas transaksi di Gerbang Tol dengan menambah unit mobile reader dan khusus Jalan Tol Japek II Elevated, Jasa Marga juga telah menambah 3 unit Oblique Approach Booth/OAB (gardu akses menyerong) di Gerbang Tol (GT) Cikunir 6 untuk pengguna jalan yang menuju ke arah Jatiasih Jalan Tol JORR,”jelas dia.

Lebih jauh, Heru berkata untuk rekayasa lalu lintas seperti contraflow bakal diberlakukan secara situasional atau sudah diberikan wewenang oleh pihak terkait situasi di lapangan.

“Untuk memastikan kapasitas lajur, Jasa Marga dengan diskresi dan koordinasi dengan pihak Kepolisian akan terus melakukan rekayasa lalu lintas contraflow secara situasional,” tandasnya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini