Haji Lulung Anggap Pencopotan Kadisparbud DKI Sudah Tepat

Muhamad Rizky, Okezone · Kamis 26 Desember 2019 13:15 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 26 338 2146197 haji-lulung-anggap-pencopotan-kadisparbud-dki-sudah-tepat-m3S5ETAe4K.JPG Abraham Lunggana alias Haji Lulung (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Badan Musyawarah Betawi (Bamus), Abraham Lunggana alias Haji Lulung menilai pencopotan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) DKI Jakarta, Alberto Ali usai kasus penghargaan Adikarya Wisata bagi Diskotek Colosseum sudah tepat.

Menurut Lulung, pemberian pengargaan kepada diskotek Colosseum memang keliru. Apalagi Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) telah merekomendasikan kepada Disparbud DKI mengenai penemuan narkotika di tempat hiburan malam tersebut.

"Iya (tepat dicopot). Karena itu memang kesalahan saya bilang. Secara internal yang di bawah itu salah, makanya Anies harus ambil tindakan," kata Lulung di Kantor Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019).

Lulung menganggap bahwa pemberian penghargaan oleh Disparbud itu juga sebagai langkah keliru. Sebab, penghargaan harusnya diberikan oleh Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta.

Baca juga: Anies Di-bully soal Colosseum, DPRD DKI Minta Disparbud DKI Beri Penjelasan

"Kenapa harus gubernur? kenapa harus dinas pariwisata? kenapa bukan dipenda kan begitu. Kan pajak ada dua, pajak pemerintah pusat, pajak daerah," terangnya.

"Ya, boleh saja penghargaan itu tapi bukan gubernur itu. Itu salah tempat, dipenda dong. Atas nama gubernur boleh tapi dipenda karena berapresiasi bahwa ini membayar pajak yang baik," tambah Lulung.

Diketahui sebelumnya, Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memutuskan untuk mencabut penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum. Hal itu menyusul adanya penolakan, seperti Badan Narkotika Nasional (BNN) yang menyayangkan karena di diskotek itu pernah ditemukan narkoba.

Baca juga: Pemprov DKI Cabut Penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum

"Untuk itu pemberian penghargaan Colosseum yang diputuskan Disparbud dengan Surat Keputusan 388 Tahun 2019 tentang Penetapan Pemenang Adikarya Wisata 2019," kata Saefullah di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin 16 Desember 2019.

Ia menjelaskan, dasar pencabutan itu karena berdasarkan surat BNN Provinsi (BNNP) DKI Jakarta pada 10 Oktober 2019 bahwa Diskotek Colosseum membutuhkan perhatian khusus karena pernah ditemukan narkoba di lokasi tempat hiburan malam tersebut.

"Tanggal 10 Oktober 2019 menyampaikan hasil kegiatan BNN-P terhadap pengunjung di Colosseum 7 September 2019 menjadi catatan kita," ujarnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini