nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kasus Pengemudi Lamborghini Koboi, DPR Minta Izin Penggunaan Senpi Diperketat

Fadel Prayoga, Jurnalis · Jum'at 27 Desember 2019 06:02 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 12 27 338 2146447 kasus-pengemudi-lamborghini-koboi-dpr-minta-izin-penggunaan-senpi-diperketat-tYYryJry2l.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari meminta polisi lebih memperketat pemberian izin memegang senjata api (senpi) kepada warga sipil. Hal itu untuk mencegah terulangnya aksi koboi jalanan yang dilakukan oleh pengemudi Lamborghini berinisial AM.

AM ditangkap polisi lantaran telah menodongkan pistol ke seorang pelajar di Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Peristiwa tersebut berawal dari perkataan dua pelajar AD dan MI yang membuat AM tersinggung. AM yang sedang naik pitam langsung meletuskan tiga tembakan ke udara.

“Ya, dengan kejadian ini, menurut saya memang perlu dilakukan evaluasi terhadap pemberian izin penggunaan senpi, dengan memperketat syarat-syarat bagi seseorang yang memegang senpi,” kata Taufik kepada Okezone, Jumat (27/12/2019).

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

Ia mengimbau agar kepolisian tak mudah memberikan izin memegang senpi kepada warga sipil yang mengajukan izin. Sebelum izin memiliki senpi diberikan, polisi harus menelisik lebih dalam rekam jejak yang bersangkutan.

“Menilai yang bersangkutan apakah laik atau tidak (memegang senpi),” ujarnya.

Politikus Partai NasDem itu meminta proses hukum yang sedang berjalan untuk tetap dilanjutkan hingga naik ke meja pengadilan. Sebab, AM sudah menalahgunakan pemakaian senpi, sehingga yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Karena pemegang senpi itu harus bisa mempertanggungjawabkan senpi yang dipegangnya,” kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini