Polisi Sita 200 Kilogram Ganja untuk Malam Tahun Baru

Wijayakusuma, Okezone · Jum'at 27 Desember 2019 14:08 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 27 338 2146575 polisi-sita-200-kilogram-ganja-untuk-malam-tahun-baru-MAPAXwy5Xf.jpg Foto: Okezone.com/Wijayakusuma

BEKASI - Ratusan kilogram ganja berhasil diamankan polisi dari rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan di Jalan Sersan Aning RT 04, RW 05 Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat. Ganja tersebut didapat dari seorang pelaku berinisial AR alias OD yang juga telah diamankan.

Ganja seberat 200 kilogram yang diamankan sudah terbagi menjadi 200 paket siap edar. Seluruh paket dibungkus dengan koran dan diberi lakban cokelat.

Pengungkapan kasus sendiri bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba di sekitar wilayah Perumahan Grand Residence Setu. Setelah melakukan penyelidikan, polisi berhasil menemukan kediaman pelaku di Apartemen Margonda Residence Nomor 1206, Jalan Margonda Raya Nomor 28, Depok.

"Senin 23 Desember 2019, sekira pukul 02.00 WIB, pelaku AR alias OD kita tangkap di kediamannya," kata Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Kumara, Jumat (27/12/2019).

 Ganja Bekasi

Setelah diinterogasi, pelaku mengatakan menyimpan paketan ganja siap edar di sebuah rumah kontrakan yang sekaligus dijadikan gudang penyimpanan.

"Dan pada Selasa 24 Desember 2019, tim menuju lokasi gudang tersebut dan menemukan 200 paket ganja siap, yang berat keseluruhan mencapai 200 kilogram," ungkapnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang bandar berinisial AM alias TJ, warga Lapas Gunung Sindur Bogor, pada Senin 23 Desember 2019 di bawah Flyover Pasar Rebo.

"Tersangka AR ini sebagai pengedar akan diberi imbalan Rp1 juta per kilogram, dengan catatan barang tersebut setelah habis. Namun belum sempat diedarkan sudah tertangkap oleh tim kita," ujar Candra.

Sementara pengakuan AR, dirinya mendapat tempo waktu satu minggu dari AM, untuk menjual seluruh paket ganja tersebut.

"Dikasih satu minggu," singkat AR.

Saat hendak menunjukkan lokasi penyimpanan ganja, pelaku sempat berusaha melarikan diri, sehingga membuat polisi terpaksa memuntahkan timah panas ke arah kaki pelaku.

Kasus ini masih ditangani Polres Metro Bekasi. Dan untuk pelaku AR alias OD terancam Pasal 114 ayat (2) sub Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

Pengungkapan kasus narkoba juga terjadi di tempat lain. Seorang pengedar sabu ditangkap di samping SPBU Nomor 34.173.09 Jalan Raya Cibarusah, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Senin 9 Desember 2019. Saat digeledah, polisi mendapatkan barang bukti 2 buah plastik bening berisi sabu seberat 1,86 gram yang dibungkus dengan tissue.

 Ganja Aceh

Polisi juga menggeledah kediaman istri kedua pelaku di Kampung Haur Kuning RT 03 RW 03 Desa Jonggol, Jonggol, Kabupaten Bogor. Disana polisi kembali menemukan 2 bungkus plastik berisi sabu dengan berat masing-masing 6,08 gram dan 22,24 gram, yang disembunyikan di dalam lipatan baju di lemari pakaian.

"Pelaku mengaku mendapat barang tersebut dari saudara Degel yang masih kita lakukan pencarian," kata Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, AKP Sunardi.

Pelaku kini diamankan polisi bersama barang bukti lain, diantaranya sepeda motor Honda Beat nopol F 5736 FDR dan handphone Samsung. Pelaku dikenakan Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

"Hukuman mati atau penjara seumur hidup," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini