Waspada Cuaca Ekstrem di Puncak Bogor pada Malam Tahun Baru 2020

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Jum'at 27 Desember 2019 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 27 338 2146620 waspada-cuaca-ekstrem-di-puncak-bogor-pada-malam-tahun-baru-2020-E2XOtvlhqA.jpg Ilustrasi jalur Puncak Bogor

BOGOR - Malam perayaan tahun baru 2020 tinggal menghitung hari. Beberapa spot wisata di Puncak menjadi incaran para wisatawan baik Jabodetabek maupun dari luar daerah yang ingin menghabiskan masa liburannya di kawasan Puncak dan sekitarnya.

Cuaca menjadi salah satu faktor yang memberikan kenyamanan berwisata. Cuaca cerah menjadikan wisata menyenangkan, tetapi jika hujan bahkan cuaca ekstrim yang tiba, bisa mengancam jiwa dan memberikan mimpi buruk ketimbang liburan yang menyenangkan.

Ilustrasi

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geogisika (BMKG) memprediksi seminggu ke depan aktivitas Monsun Asia sedang aktif, sementara Monsun Australia melemah di Pulau Jawa, sehingga ada potensi menjadi daerah belokan masa udara.

Selain itu, adanya siklon tropis 'Phafone' di perairan sebelah barat Filipina membuat potensi perlambatan masa udara dari Utara di daerah Selatan, sehingga berpotensi terjadinya pertumbuhan awan konvektif pada daerah-daerah pegunungan di Pulau Jawa.

"Dalam kondisi itu daerah pegunungan di Jawa Barat potensial terjadi cuaca ekstrem yang ditandai hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai angin kencang tiba-tiba serta sambaran kilat/petir," kata Kepala Stasiun Klimatologi Citeko-Bogor Asep Firman Ilahi, dalam keterangannya, Jumat (27/12/2019).

Dalam periode 28-30 Desember 2019, di kawasan Puncak dan sekitarnya hujan berpeluang pada sore dan malam hari. Sementara, 31 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 hujan berpeluang mengguyur pada siang dan malam hari.

Baac Juga : Polisi Sita 200 Kilogram Ganja untuk Malam Tahun Baru

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang akan berlibur di daerah pegunungan khususnya kawasan Puncak agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi.

"Waspada terhadap kemungkinan hujan disertai angin kencang, menghindari wisata sungai menghindari terjadi arus deras ketika hujan, waspada berwisata pada daerah dengan kemiringan lereng lebih dari 45 derajat untuk menghindari longsor dan perhatikan kendaraan saat melaju kondisi hujan," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini