Polisi Razia Diskotek Colosseum, Pengunjung hingga LC Dites Urine

Puteranegara Batubara, Okezone · Minggu 29 Desember 2019 00:51 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 29 338 2147040 polisi-razia-diskotek-colosseum-pengunjung-hingga-lc-dites-urine-6knWlDKuE6.jpg Direktorat Tindak Pidana Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta, Sabtu (29/12/2019). (foto: Okezone/Puteranegara)

JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana (Dit Tipid) Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya melakukan operasi penggeledahan di Diskotek Colosseum, Jakarta, Minggu (29/12/2019) malam.

Operasi ini merupakan antisipasi untuk menekan angka peredaran narkoba di tempat hiburan malam menjelang perayaan tahun baru.

Baca Juga: Pemprov DKI Telusuri Dugaan Peredaran Narkoba di Diskotek Jakarta Barat

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)	 

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)

Berdasarkan pantauan Okezone di Diskotek Colosseum, polisi langsung melakukan razia di room-room karoke. Para pengunjung dan Lady Companion (LC) atau pemandu karaoke perempuan langsung dilakukan penggeledahan.

Setelah dilakukan penggeledahan di tas dan tubuh para pengunjung dan LC, polisi pun juga melakukan tes urine. Hal itu untuk mengetahui apakah tamu yang memakai narkotika.

Aparat kepolisian melakukan hal ini sesuai dengan prosedur. Dalam penggeledahan pengunjung diajak melihat secara langsung. Sedangkan, tes urine, polisi wanita mendampingi para LC.

Dari operasi yang dilakukan di Diskotek Colosseum, pengunjung lokasi ini didominasi oleh para tamu dari mancanegara khususnya Negara China.

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)

Bahkan, ada salah satu tamu asal China yang sempat beradu argumentasi dengan para aparat yang melakukan razia. Lantaran tak bisa berbahasa Indonesia dan Inggris, polisi pun meminta bantuan seseorang translator untuk melakukan operasi tersebut.

Hingga saat ini, operasi razia masih terus berlangsung di Diskotek Colosseum. Polisi masih melakukan uji lab untuk mengetahui urine.

Diskotek Colosseum sempat menjadi perbincangan setelah Pemerintah Provinisi (Pemprov) DKI memberikan penghargaan namun akhirnya dianulir.

Akibatnya, buntut dari dianulirnya pengharagaan itu, Gubernur Jakarta Anies Baswedan mencopot Kadiparbud.

Baca Juga: Belum Terima Surat Penunjukkan Plt Kadisparbud, Sri Haryati Tak Mau Komentar Banyak

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)

Dit Tipid Narkoba Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Razia Diskotek Colosseum, Jakarta (foto: Okezone/Puteranegara)

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini