Polisi Temukan Brankas di Rumah Tersangka Koboi Lamborghini

Fetra Hariandja, Okezone · Minggu 29 Desember 2019 22:28 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 29 338 2147239 polisi-temukan-brankas-di-rumah-tersangka-koboi-lamborghini-24oq6cqwe8.jpg Mobil Lamborghini yang Disita Petugas (Foto: iNews)

JAKARTA - Petugas Polres Jakarta Selatan melakukan penggeledahan di rumah tersangka koboi Lamborghini Abdul Malik pada Kamis, 26 Desember 2019. Dalam kesempatan itu petugas menemukan brankas.

Kasatreskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya mengatakan brankas tersebut dalam keadaan terkunci dan sandinya tidak diberikan oleh tersangka.

"Akhirnya, brankas disita dan dibawa oleh Petugas untuk dibuka secara paksa. Saat ini, brankas dalam proses pembukaan untuk mengetahui isi di dalamnya," kata Andi di Jakarta,Minggu, (29/12/2019).

Brankas tersebut, kata Andi, berlokasi di tempat tersembunyi di rumah tersangka dan tertutup oleh tumpukan barang, sehingga tidak tampak jelas oleh petugas.

"Namun, berkat ketelitian petugas akhirnya brankas tersebut dapat ditemukan," tutur Andi.

Koboi

Baca Juga: Polres Jaksel Terus Menelusuri Indikasi Peralihan Kepemilikan Lamborghini oleh Sang Koboi

Andi memaparkan petugas juga berupaya mencari senjata yang dimiliki atas peluru-peluru amunisi yang ditemukan sebelumnya, tetapi belum berhasil ditemukan. Ada indikasi, lanjut Andi, brankas tersebut digunakan untuk menyimpan senjata atas peluru-peluru yang ditemukan sebelumnya.

Adapun, koboi Lamborghini Abdul Malik terancam dipidana penjara 5 tahun, menyusul fakta-fakta dari dugaan terbaru yang diungkap Polres Jakarta Selatan.

Pada saat yang sama dengan penggeledahan rumah saat brankas teraebut ditemukan yaitu, Kamis, 26 Desember 2019, Kepolisian menemukan penyimpanan satwa dilindungi yang diawetkan.

Penggeledahan rumah tersangka Abdul Malik, koboi Lamborghini yang menodongkan pistolnya kepada 2 anak SMA di Kemang, Jakarta Selatan tersebut dilakukan di Jl. Jambu No. 38, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan dan dipimpin oleh Kasatreskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya dan Kanit Krimsus AKP Benito Harleandra.

"Hewan langka appendix 2 yang diduga dimiliki oleh tersangka tersebut, yaitu kepala rusa jenis bawean yang diawetkan, burung cenderawasih yang diawetkan, dan harimau yang diduga jenis harimau Sumatera yang dilindungi," ujar Kasatreskrim Polres Jaksel Kompol Andi Sinjaya, saat itu.

Adapun, koboi Lamborghini tersebut digerebek terkait penyimpanan satwa yang dilindungi berdasarkan laporan polisi No: Lp/ 2781 / XII / 2019 / PMJ / res jaksel, tanggal 25 des 2018.

Andi memaparkan dugaan tindak pidana tersebut mengacu pada pasal 40 (2) jo pasal 21 (2) huruf b dan d, dimana setiap orang dilarang untuk :

- Huruf b : Menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan, satwa yang dilindungi dalam keadaan mati.

- Huruf d : Memperniagakan, menyimpan, atau memiliki kulit, tubuh atau bagian-bagian lain satwa yang dilindungi atau barang-barang yang dibuat dari bagian-bagian satwa tersebut atau mengeluarkanya dari suatu tempat di Indonesia ke tempat lain di dalam atau di luar Indonesia.

Tindak pidana terhadap pasal itu, kata Andi, terancam pidana penjara maksimum 5 tahun dan denda maksimum Rp100 juta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini