Cerita di Balik Proses Evakuasi Bayi 6 Bulan hingga Lansia saat Banjir

Gabriel Abdi Susanto, Okezone · Kamis 02 Januari 2020 21:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 02 338 2148674 cerita-di-balik-proses-evakuasi-bayi-6-bulan-hingga-lansia-saat-banjir-FVpaI4pKQw.jpg Babinsa 42/Mampang Prapatan Evakuasi Bayi dan Lansia dari Banjir (foto: Istimewa)

JAKARTA - Hujan yang mengguyur wilayah Jakarta pada Rabu 1 Januari 2020 menyebabkan kali Mampang meluap hingga menyebabkan terjadi banjir. Babinsa 42/Mampang Prapatan Serda Abdulloh dan Babinkantibmas beserta warga bahkan harus berjibaku mengevakuasi bayi berusia 6 bulan dan lansia yang terjebak banjir.

"Aliran Kali Mampang tidak bisa menampung debit air yang diakibatkan hujan dan kiriman air dari hulu mengakibatkan 400 rumah di RW01 (RT9, 10, 14) Kelurahan Mampang Prapatan terendam banjir," kata Serda Abdulloh.

Baca Juga: Pengungsi Banjir Jakarta di Trotoar Manggarai Butuh Selimut, Popok dan Susu Bayi 

Warga gunakan gerobak untuk melintasi banjir yang merendam permukiman di Pondok Jaya, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Rabu (1/1/2020). (Foto : Okezone.com/Ady Prawira)

Dia menjelaskan, karena banjir semankin tinggi demi keselamatan warga, pihaknya melakukan evakuasi, terutama kepada para lansia, warga yang sedang sakit dan anak-anak, serta ibu-ibu.

"Tim evakuasi juga mengevakuasi satu orang bayi yang baru berusia enam bulan anak pasangan dari Pratiwi dan bapak Agus yang terjebak banjir," tutur dia.

Sementara, lanjut Serda Abdulloh untuk lansia yang dievakuasi ada delapan orang, rata-rata dalam keadaan sakit.

"Korban banjir luapan Kali Mampang dievakuasi ke Masjid Attwa RT02/01 Kelurah Mampang," urai dia.

Baca Juga: Penampakan Mobil Mewah Terseret Banjir dan Nyangkut di Pohon

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini