nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mendagri Minta Pemda Permudah Layanan Dokumen Rusak Akibat Banjir

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 03 Januari 2020 16:47 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 03 338 2148955 mendagri-minta-pemda-permudah-layanan-dokumen-rusak-akibat-banjir-7AbePVLbwR.jpg Mendagri, Tito Karnavian. (Foto: Dokumentasi Kemendagri)

BEKASI - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta jajaran tingkat Pemerintah Kota/Daerah agar mempermudah layanan bagi masyarakat yang dokumen pentingnya rusak atau hilang akibat banjir.

"Warga yang kehilangan atau rusak dokumen catatan sipilnya seperti KTP, akta kelahiran, buku nikah dan lain-lain saya sudah perintahkan segera memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi warga yang kehilangan atau rusak dokumen catatan sipilnya," kata Tito ketika meninjau Posko Kemendagri Peduli Banjir di Jatiasih, Perum Villa Jatirasa, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (3/1/2020).

Pelayanan di kantor-kantor pemerintahan, lanjut Tito, sudah berjalan normal sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). "Sekarang sudah jalan cuma mungkin akan dievaluasi di mana titik-titik yang perlu penguatan-penguatan," ucapnya.

Tito mengajak seluruh pihak untuk terlibat aktif melakukan penanganan pascabanjir di Jabodetabek sejak 1 Januari 2020. Penanganan pascabanjir dengan bergotong royong akan mempercepat pemulihan warga yang terdampak.

Mendagri Tinjau Posko Pengungsian Banjir di Bekasi

"Semua harus bergerak, ditambah juga masyarakat, termasuk perusahaan perusahaan yang punya CSR, inilah saatnya untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah, kita saling gotong royong," kata dia.

Tito meninjau langsung wilayah terdampak banjir di Perum Villa Jatirasa, Bekasi. Banjir di wilayah ini jadi yang terparah karena mencapai 5 meter.

Berdasarkan pengamatan Okezone, jalanan sudah bisa dilalui pascabanjir di wilayah ini. Terlihat puing-puing rumah dan kerusakan lainnya.

Jalan di wilayah tersebut masih digenangi lumpur kecoklatan. Kendaraan dari arah Lampu Merah Pasar Rebo, maupun dari Bantar Gebang memaksa merangsak masuk jalur perumahan tersebut. Arus lalu lintas terpantau macet di kedua arah, lantaran banyak kendaraan baik roda empat dan dua terpakir di pinggir jalan.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini