Jumlah Pengungsi Akibat Banjir Jabodetabek Terbanyak di Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Sabtu 04 Januari 2020 16:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 04 338 2149262 jumlah-pengungsi-akibat-banjir-jabodetabek-terbanyak-di-bekasi-7oiPxgYw39.JPG Banjir Bekasi (Foto: Okezone)

BEKASI - Kota Bekasi dinilai menjadi wilayah yang paling banyak pengungsinya akibat banjir yang menerjang kawasan Jabodetabek pada Rabu 1 Januari 2020. Penilaian itu berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

"Kalau dari sisi pengungsi yang paling banyak adalah di Kota Bekasi. Ini total jumlah ada 149.537 jiwa. Paling banyak wilayah ini," kata Kapusdatinkom BNPB Agus Wibowo di Kantor BNPB dekat Perum Pondok Gede Permai Jatirasa-Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (4/1/2020).

Berbeda dengan Ibu Kota DKI Jakarta. Di Jakarta, kata dia, jumlah pengungsinya hanya 20.000 jiwa. "Itu untuk seluruh Jakarta Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Selatan," katanya.

Terlebih, kata dia, Kota Bekasi merupakan wilayah yang terparah dan terbanyak titik banjirnya. Sehingga wajar saja, wilayah ini benyak pengungsinya ketimbang wilayah-wilayah lainnya.

"Sampai saat ini masih ada genangan air sebanyak 20 sampai 50 centimeter, tapi di Kota Bekasi masih ada 1-2 wilayah yang genangannya masih sekitar 1 meter, jadi masih ada evakuasi di sana," kata dia.

banjir

Baca Juga: Update Korban Banjir Lebak, 8 Tewas dan 1 Hilang

Sementara, berdasarkan data BNPB dari sisi jumlah korban di Jabodetabek hingga Banten, saat ini sudah mencapai 53 korban jiwa atas bencana banjir.

"Untuk hari ini totalnya ada 53 meninggal, ini gabungan antara Jabodetabek dengan Banten Lebak. Di Lebak sembilan orang meninggal dan satu dinyatakan hilang. Total ada 53 yang meninggal dan satu yang hilang," kata dia.

Untuk jumlah korban terbanyak, kata dia, wilayah Bogor merupakan wilayah yang terbanyak menelan korban. Sekitar 16 orang dinyatakan meninggal akibat banjir dan longsor menerjang wilayah tersebut.

"Kombinasi dua-duanya itu sehingga korbannya lebih banyak," kata dia.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini