nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Ton Sampah Diangkut dari Perumahan Terdampak Banjir di Bekasi

Wijayakusuma, Jurnalis · Minggu 05 Januari 2020 19:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 01 05 338 2149512 dua-ton-sampah-diangkut-dari-perumahan-terdampak-banjir-di-bekasi-Rsl9sA9hdx.jpg (Foto: Okezone.com/Wijayakusuma)

BEKASI - Sedikitnya dua ton sampah berhasil diangkut personel Kodim 0509 Kabupaten Bekasi bersama Polsek Setu, pada kegiatan karya bakti pasca-banjir di wilayah ini. Sekitar 70 personel aparat TNI, Polri dan masyarakat ikut dalam kegiatan tersebut. Seluruhnya berbaur bahu-membahu membersihkan rumah-rumah warga dan jalan sekitar yang terdapat sampah.

"Hari ini kita melaksanakan karya bakti pascabanjir di wilayah Setu. Kita merelokasi sampah dari Perum GSP 1, 2, 3 dan Perum Mustika Gandaria akibat dari banjir," kata Danramil 06 Setu, Kapten Inf Sudiro kepada Okezone, Minggu (5/1/2020).

Upaya pembersihan, kata dia, dilakukan secara manual tanpa menggunakan alat berat. Seluruh sampah diangkut menggunakan truk yang sudah disediakan.

"Ini kan sampahnya sampah banjir, tidak ada lumpur atau apa, jadi tetap menggunakan manual. Contoh kasur yang kena banjir, sofa, dan bekas-bekas kayu triplek. Sampah yang sudah kita relokasi itu terhitung sudah 13 truk penuh menjulang ke atas. Sampah kayu kering campur basah, sekitar 2 ton," ujarnya.

(Foto: Okezone.com/WIjayakusuma)

Selain itu, ada pula pengobatan gratis yang disediakan di lokasi. Tim medis berasal dari Kapuskes 1 dan 2 Kecamatan Setu, yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

"Insya Allah nanti juga ada kegiatan yang dilakukan oleh Kapuskes 1 dan 2 Kecamatan Setu dan kegiatan fogging. Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari ke depan," ucapnya.

(Foto: Okezone.com/WIjayakusuma)

Sementara Kepala Desa Ciledug, Setu, Iin Sholihin mengapresiasi bantuan yang diberikan aparat TNI dan Polri serta pihak lainnya untuk warga terdampak banjir di lokasi.

"Alhamdulillah bantuan yang sudah kita dapatkan, baik dari Dinas Sosial dan dari BPBD Kabupaten Bekasi, TNI, Polri," ujarnya.

Menurut Iin, saat ini tidak ada lagi warga yang berada di penampungan. Seluruh warga terdampak sudah kembali ke kediaman masing-masing. "Yang terdampak khususnya di Desa Ciledug ini 4 RW yang terbagi kurang lebih 24 RT. Alhamdulillah semuanya sudah kembali ke rumah masing-masing," ucapnya.

Iin berharap tanggul Kali Sadang yang sempat jebol pascadiguyur hujan deras pada malam tahun baru, bisa secepatnya diperbaiki. Mengingat hujan dengan kapasitas tinggi masih rentan terjadi selama Januari ini.

"Pembenahan tanggul kali Sadang yang pada tanggal 1 Januari itu jebol. Ini tentunya butuh bantuan untuk membuat tanggul itu lebih kuat lagi," imbuhnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini