Sampah Sisa Banjir Jadi Masalah Baru di Bekasi

Wisnu Yusep, Okezone · Senin 06 Januari 2020 19:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 06 338 2149945 sampah-sisa-banjir-jadi-masalah-baru-di-bekasi-nGllN0Uh5a.jpg Sampah Sisa Banjir di Bekasi Sebabkan Kemacetan Lalu Lintas (foto: Okezone/Wisnu Yusep)

BEKASI - Habis banjir terbitlah sampah. Istilah itu mungkin tepat dikaitkan dengan banjir yang menerjang Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodetabek) pada Rabu 1 Januari 2020.

Pasalnya, banjir yang menerjang itu menyisakan sisa-sisa masalah, seperti sampah perabotan rumah tangga. Alhasil, sampah akibat banjir itu menjadi masalah baru bagi lingkungan.

Baca Juga: Pasca-Banjir, Sampah di Bekasi Melonjak hingga 200 Ton per Hari 

Di Kota Bekasi saja terdapat sejumlah titik pembuangan sampah rumah tangga, yang dibuang begitu saja di pinggir jalan.

Sampah Sisa Banjir Jadi Masalah Baru di Bekasi (foto: Okezone/Wisnu Yusep)	 

Berdasarkan pantauan Okezone di Jalan Baru Underpass, terdapat gundukan sampah yang bertengger di pinggir jalan. Sampah berserakan dengan luas sekira 20 sampai 30 meter dan tinggi mencapai 1 meter.

Sampah-sampah kebanyakan perabot rumah tangga seperti kasur, bantal, kayu balok, bangku, bahkan kulkas. Akibat pembuangan sampah di pinggir jalan itu berimbas pada kepadatan arus lalu lintas.

"Ini ada intruksi, kalau gak ada kita gak berani. Tapi soal pengangkutan, kita belum tahu disuruh sabar aja," kata Manan (65), warga RT06/02, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, kepada Okezone, Senin (6/1/2020).

Dia juga merasa kerepotan dengan sampah sisa banjir tersebut. Bahkan, Manan bersama warga menjaga wilayahnya agar tidak ada lagi yang membuang sampah sembarangan.

"Bukanya diangkut tapi lama, kalau gini kan kita jaga, takut ada warga yang di jalan terus buang ke sini," kata dia.

Dia pun berharap, permasalahan sampah ini segera diselesaikan. Terlebih lagi, masalah banjir saat ini sudah tidak terjadi lagi. "Masak kita mau nunggu ini banjir lagi, ya makin numpuk nanti," kata dia.

Tak hanya di Jalan Baru Underpass, hal serupa juga terjadi di Harapan Jaya. Sampah terlihat berjejer di jalan. Sampah perabotan itu hampir memakan setengah jalan. Alhasil, kemacetan panjang pun terjadi.

Pantauan Okezone, terlihat kemacetan di jalan yang menghubungkan ke Kabupaten Bekasi itu. Kemacetan panjang mulai dari lampu merah penghubung antara Duren Jaya, Kampung Cerewet, dan Kampung Mede.

Kendaraan mengular, dari mulai lampu merah hingga titik gundukan sampah yang memakan setengah jalan itu. Hingga kini belum terlihat adanya aktivitas pengangkutan sampah di jalan tersebut.

Warga terlihat masih ada yang kerap bolak-balik membuang sampah ke gundukan tersebut. Begitu juga pemulung, mereka terlihat memilah perabot yang dibuang oleh warga untuk dimanfaatkan atau dijual.

Lokasi Banjir di Jatiasih, Bekasi (foto: Okezone/Wisnu Yusep)

Sementara, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi mengaku pihaknya selalu siaga sejak banjir menerjang Jabodetabek sejak 3 Januari 2020.

"Ini mereka di lapangan semua tidak ada yang di kantor," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Yayan Yuliana ketika dikonfirmasi.

Baca Juga: Warga Bekasi Keluhkan Lumpur Sisa Banjir Bercampur Limbah 

Dia tidak bisa memperkirakan kapan pembersihan sampah akan berakhir. Pasalnya, masa tanggap darurat belum dicabut menyusul banyak ditemukan perabot warga yang berserakan di jalan.

"Hari ini masih kita bersihkan, besok juga, tapi saya rasa masih terus berlanjut, perabot warga yang rusak kena banjir masih banyak yang dibuang," kata Yayan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini