nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Minta Pemkot Jakbar Tindaklanjuti Rekomendasi Perobohan Gedung di Slipi

Fadel Prayoga, Jurnalis · Rabu 08 Januari 2020 12:47 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 08 338 2150581 polisi-minta-pemkot-jakbar-tindaklanjuti-rekomendasi-perobohan-gedung-di-slipi-FpPSCK1fXc.jpg Gedung di Slipi roboh (Foto : Okezone.com/Fadel)

JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya telah memberikan rekomendasi ke Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat untuk segera merobohkan gedung yang ambruk di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Hal itu untuk mencegah terulangnya kembali peristiwa serupa yang nantinya bisa menimbulkan korban jiwa atau luka-luka.

"Karena kan masih ada gedung yang menempel di situ. Ini harus segera dirobohkan dan mudah-mudahan rekomendasi itu segera ditindak lanjuti oleh pihak Pemkot," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (8/1/2020).

Gedung 4 lantai di Slipi roboh (Foto : Okezone.com/Fadel)

Ia menyebut, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab robohnya gedung tersebut. "Untuk intinya kan kita masih mengumpulkan semuanya masih didalami oleh tim kepolisian," ujarnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang ada di sekitar bangunan itu untuk tak mendekati lokasi kejadian. Sebab, diperkirakan masih ada reruntuhan bangunan yang bisa menimpa warga bila berjalan di kawasan tersebut.

"Kita harapkan masyarakat jangan terlalu dekat dengan bangunan tersebut karena tidak menutup kemungkinan nanti akan terjadi roboh susulan lagi," kata Yusri.

Baca Juga : Profil Bupati Sidoarjo Saiful Ilah yang Terjaring OTT KPK

Baca Juga : BPBD DKI Sebut Tidak Ada Lagi Wilayah Jakarta Tergenang Banjir

Sebelumnya, bangunan setinggi empat lantai di Jalan Brigjen Katamso, Slipi , Jakarta Barat, roboh pada Senin 6 Januari 2020, sekira pukul 09.20 WIB. Gedung mulai roboh dari lantai tiga dan kemudian merembet ke lantai dasar.

Akibat dari peristiwa itu dua orang laki-laki dan satu perempuan menjadi korban dari kejadian tersebut. Mereka dilarikan ke Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat untuk mendapatkan perawatan medis.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini