nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anies Sebut Banyak Tanggul di Jakarta yang Sudah Mulai Retak

Fadel Prayoga, Okezone · Jum'at 10 Januari 2020 01:10 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 10 338 2151274 anies-sebut-banyak-tanggul-di-jakarta-yang-sudah-mulai-retak-eyyaR8lGZK.jpg Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Bicara Soal Banjir Jakarta 2020 di Silang Monas, Rabu (1/1/2020). (foto: Okezone/Sarah H)

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyebut kondisi tanggul di Ibu Kota banyak yang sudah mengalami keretakan. Namun, pihaknya memastikan kalau seluruh tanggul tidak ada yang jebol sewaktu banjir besar pada 1 Januari 2020 lalu.

"Kami sudah menemukan di banyak tempat potensi retak-retak yang bila ada tekanan besar, punya risiko. Kalau di Jakarta ini kalau rusak, rusak dalam arti tanggul dan lain-lain ada," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).

Baca Juga: M Taufik Nilai Rencana Pembentukan Pansus Banjir Jakarta Berlebihan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (foto: Okezone)	 

Ia mengaku sudah membicarakan masalah itu dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono. Nantinya, tanggul-tanggul itu akan dilakukan perbaikan oleh jajaran Kementerian PUPR.

"Jadi saya kemarin ngobrol agak panjang sama Pak Menteri PUPR di kantor beliau. Jadi saya ngobrol di kantornya, kemudian kita akan review sama-sama, cuma sekarang ini kan banyak fokusnya pada penanganan kedaruratan," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, dirinya sudah menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk melakukan pendataan tanggul-tanggul yang sudah mengalami keretakan.

"Kemudian tanggul-tanggul yang bawahnya longsor, terkikis, erosi. Itu sekarang laporan dari lurah camat itu kita kumpulkan semua,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi Kumpulkan Anies hingga WH Bahas Penanganan Bencana 

Anies menjelaskan, dirinya tak bermaksud memberi ketakutan kepada warga dengan mengumumkan keadaan tanggul yang sudah pada retak.

“Saya sampaikan ini bukan untuk membuat khawatir, bukan. Ini untuk menyampaikan bahwa kami mengumpulkan itu semua untuk mengamankan sehingga sesegera mungkin kita lakukan penguatan. Jadi harapannya bisa mencegah kejadian, daripada sudah jebol, baru diperbaiki,” kata dia.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini