nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diperbolehkan Anies, Pemkot Bekasi Buang Sampah Sisa Banjir ke Bantargebang

Wisnu Yusep, Jurnalis · Jum'at 10 Januari 2020 09:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 10 338 2151344 diperbolehkan-anies-pemkot-bekasi-buang-sampah-sisa-banjir-ke-bantargebang-Fc87klrhv2.jpg Sampah sisa banjir di Bekasi. (Foto: Wisnu Yusep/Okezone)

BEKASI – Setelah diperbolehkan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Pemerintah Kota Bekasi akhirnya membuang sampah hasil banjir ke Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.

Diketahui, TPSA Sumur Batu milik Pemkot Bekasi kerap terjadi antrean panjang karena sudah kelebihan kapasitas, sehingga tidak memungkinkan membuang sampah sisa banjir ke sana.

Baca juga: Bendungan Glapan Grobogan Jebol, Pemerintah Siapkan Rp80 Miliar 

"Alhamdulillah, kita dapat izin dari Gubenur DKI Jakarta setelah Pak Wali hubungi Pak Gubernur DKI Jakarta," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Yayan Yuliana ketika dikonfirmasi Okezone, Jumat (10/1/2020).

Sampah sisa banjir di Bekasi. (Foto: Wisnu Yusep/Okezone)

Setelah mendapat izin, ia meyakini pengangkutan sampah bakal cepat teratasi. Dia pun berharap pengangkutan sampah yang masih ada di sejumlah titik selesai pekan ini.

"Dengan demikian kami bisa ikut buang sampah di TPST Bantargebang, karena TPA kami penuh dan harus antre. Mudah-mudahan selesai pekan ini," kata Yayan.

Baca juga: Kali Lamong Meluap, 4 Kecamatan di Gresik Terendam Banjir 

Pengangkatan sampah hasil banjir ini, lanjut dia, baru sekira 60 persen yang diangkut. Wilayah terbanyak sampah hasil banjir itu adalah Jatiasih.

"Sudah 60 persen sampah yang sudah diangkut. Terbanyak dari wilayah Kecamatan Jatiasih," ungkapnya.

Sampah sisa banjir, kata dia, ada sebanyak 12.000 ton. Sampah-sampah itu pembuangannya dibagi ke TPSA Sumur Batu dan TPST Bantargebang.

Dalam menangani penangan sampah, Pemkot Bekasi telah mengerahkan seluruh personel, termasuk aparatur sipil negara. Mereka dikerahkan lantaran banjir hampir 75 persen menerjang Kota Bekasi.

Baca juga: Pompa Mobile Disiagakan di Pesisir Jakarta untuk Antisipasi Banjir Rob 

Pemkot Bekasi sendiri telah mengerahkan 307 armada truk untuk mengangkut sampah-sampah sisa banjir yang menerjang pada Rabu 1 Januari 2020. Selain itu, Pemkot Bekasi juga menyewa 65 dump truck ukuran besar.

"Semua alat berat yang dipunya Dinas LH dan dinas lain juga dikerahkan dalam proses pembersihan sisa banjir," paparnya.

Sementara berdasarkan pengamatan Okezone pada Kamis 9 Januari 2020, pengerukan sampah di Perumahan Duren Jaya, RT 08 RW 15, masih dikebut. Pasalnya sampah-sampah sisa banjir masih memenuhi perumahan tersebut.

Baca juga: Cerita Warga Ketanggungan Brebes yang Tiba-Tiba Diterjang Banjir 

Sampah yang didominasi tempat tidur, bangku, dan meja itu masih berserakan di dalam perumahan maupun dekat Jalan Baru Underpass.

Sampah sisa banjir itu sampai malam hari terus dikebut pengangkutannya. Terlihat satu ekskavator kecil juga dikerahkan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini