nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bocah 14 Tahun Jadi Otak Pembegalan di Bekasi

Wisnu Yusep, Jurnalis · Senin 13 Januari 2020 23:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 13 338 2152444 bocah-14-tahun-jadi-otak-pembegalan-di-bekasi-nQkjMwsQnN.jpg Ilustrasi

BEKASI - Kecil-kecil cabe rawit. Pribahasa tersebut pantas disematkan bocah berinisial MY (14). Bocah ingusan tersebut menjadi otak pembegalan motor di Jalan Alexindo, tepat di depan lapangan Futsal Corner, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Pembegalan yang dilakukan MY itu terjadi pada Jumat 10 Januari sekitar pukul 15.30 WIB bersama dengan rekannya AG (19) dan RR (20).

Kapolsek Bekasi Utara Kompol Chalid Thayib mengatakan, korban pembegalan yang dilakukan MY ini berinisial SG, yang merupakan pegawai swasta. Ketika itu korban tengah berhenti di dekat lokasi Alexindo mengendarai Yamaha Mio GT B 3861 KPF.

"Korban ketika itu sedang buang air kecil, lalu dihampiri ketiga pelaku," kata Chalid dalam keteranganya, Senin (13/1/2020).

Ketika itu, kata dia, ketiga pelaku berboncengan mengendarai satu motor. MY ketika melancarkan aksinya langsung membentak dengan nada tinggi.

"Apaan lu, liat-liat, gua tonjok," kata Kompol Chalid menirukan gaya pelaku MY.

Ilustrasi

Korban yang ketika itu, langsung dipukul oleh AG, yang turun dari motor. Korban pun langsung terjatuh, MY yang masih siaga langsung meminta kunci motor milik korban dengan nada ancaman.

"Kunci motor mana kalau enggak gue bacok lu. Karena korban ketakukan dia langsung memberikan," kata dia.

Ketika kunci motor diberikan, MY dan dua rekanya langsung tancap gas meninggalkan tempat kejadian perkara. Korban pun lantas melaporkan ke Polsek Tambun Utata.

"Beruntung dia juga mengenali sepeda motornya yang diduga hendak dijual pelaku secara online di Facebook," kata dia.

Atas hal itu, kata dia, pihak kepolisian pun langsung berusaha menjebak para pelaku dengan berpura-pura membeli sepeda motor hasil curian itu.

"Anggota melakukan penangkapan pada tanggal 12 Januari. Pelaku kita jebak dengan pura-pura ketemu di Monas untuk memberi motor," katanya.

Ketiga pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini