nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Relokasi Warga Pondok Gede Permai Bekasi Tunggu Putusan Pemerintah Pusat

Wisnu Yusep, Jurnalis · Selasa 14 Januari 2020 03:38 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 14 338 2152544 relokasi-warga-pondok-gede-permai-bekasi-tunggu-putusan-pemerintah-pusat-47JY0vKYFi.jpg Perum Pondok Gede Permai, Jatiasih, Bekasi pascabanjir (Okezone.com/Heru)

BEKASI – Rencana relokasi warga Perumahan Umum Pondok Gede Permai (PGP), Keluarahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, Jawa Barat pasca-banjir besar awal 2020, menuai pro-kontra. Banyak warga memilih ganti rugi, ketimbang direlokasi mengingat sudah puluhan tahun bermukim di wilayah yang kerap berlangganan banjir itu.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, relokasi atau ganti rugi terhadap warga Perum PGP putusannya ada di pemerintah pusat. Pemkot hanya berwenang mendata saja jumlah penduduk yang terdampak banjir di wilayah tersebut.

Baca juga: Langganan Banjir, Warga Pondok Gede Permai Pilih Digusur ketimbang Direlokasi

"Untuk proses relokasi, pemerintah pusat hingga pembayaran ganti rugi. Kita hanya mengajukan, karena (di Perum PGP) sudah sangat tidak relevan dan tidak layak kondisinya saat ini," kata pria yang biasa disapa Pepen itu kepada wartawan, Senin (13/1/2020).

Perumahan PGP termasuk lokasi terparah dilanda banjir pada awal 2020. Permukiman tersebut memang kerap banjir saat hujan deras, sehingga muncul wacana relokasi dan ganti rugi terhadap penghuninya.

 PGP

Perumahan Pondok Gede Permai Bekasi pasca-banjir (Okezone.com/Heru)

Menurut Rahmat besaran ganti rugi nantinya akan diputuskan oleh Kementerian PUPR. "Tentu (prosesnya) musyawarah muafakat. (Kalau) soal besaran ganti rugi, itu antara warga dan Kementerian PUPR," ujar dia.

Dia mengatakan yang terpenting saat ini adalah keseriusan warga bila ingin pindah dari perumahan tersebut. "Kalau soal taksiran harga itu nanti lah, niatnya ingin pindah, selesaikan itu juga sudah baik. Tapi itu tunggu keputusan pusat," kata Rahmat.

Walkot Bekasi sudah mengusulkan relokasi perumahan PGP kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ketika dirinya ke Istana Negara, Jakarta.

 Baca juga: Pondok Gede Permai Bekasi Masih Terendam Lumpur Usai 9 Hari Banjir

Dia berharap warga PGP mau direlokasi demi keselamatan bersama mengingat perumahan itu kerap banjir.

"Ini bukan lagi persoalan respon warga, tetapi ini masalah keselamatan dan kenyamanan. Karena lokasi (Perum PGP) tidak cocok untuk pemukiman, lebih baik dibangun untuk tandon," katanya pada, Jumat 10 Januari 2020.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini