Soal Denda Pemilik Mobil Tanpa Garasi, DPRD Minta Pemkot Depok Introspeksi Diri

Wahyu Muntinanto, Okezone · Selasa 14 Januari 2020 13:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 14 338 2152702 soal-denda-pemilik-mobil-tanpa-garasi-dprd-minta-pemkot-depok-introspeksi-diri-aWdk3es8LT.jpg (Foto: Okezone.com/Wahyu M)

DEPOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok berencana menerapkan denda Rp2 juta bagi pemilik mobil yang tidak memiliki garasi di Kota Depok pada Tahun 2022. Rencana ini muncul setelah DPRD Kota Depok mengesahkan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan terkait kepemilikan garasi bagi pemilik mobil di Kota Depok, Jawa Barat.

Wakil Ketua DPRD Depok, Yeti Wulandari justru meminta Pemkot Depok introspeksi diri. Menurut dia, masih banyak instrumen yang harus dibenahi jika aturan itu mau diterapkan.

“Masalah parkir setiap Kota Depok punya garasi, Pemkot Depok harus melakukan introspeksi, pertama mereka harus lihat masyarakat ada yang memiliki mobil lebih dari satu, penyebabnya karena armada umumnya tidak memadai. Tidak semua tempat permukiman atau perumahan tidak punya fasilitas parkir umum," kata Yeti saat dihubungi Okezone, Selasa (14/1/2020).

Politikus Partai Gerindra ini juga menilai bahwa Pemkot Depok sudah "merampok" hak sebagian masyarakat yang tinggal di perumahan. Sebab, sejumlah fasilitas umum di perumahan dminta dijadikan taman.

(Foto: Wahyu M/Okezone)

"Karena banyak perumahan yang sarana fasilitas umum malah dibuat taman RT/RW, ini yang sama-sama kita pikir jernih, jadi tidak melulu tanggung jawab masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Godok Raperda Garasi Mobil, DPRD Depok Minta Study Banding

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan, Perda ini diusulkan Pemkot Depok Tahun 2019, menyusul maraknya pemilik mobil pribadi yang memanfaatkan fasilitas umum untuk parker mobil.

"Kami targetkan dua tahun kedapan sekira tahun 2022 baru hasil revisi Perda Nomor 2 tahun 2012 sudah dapat dimplementasikan," kata Dadang saat dihubungi wartawan, Sabtu 11 Januari 2020.

Di tahun kedua, pihaknya baru akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pasal dan sanksi yang khusus mewajibkan pemilik mobil memiliki garasi di Kota Depok.

"Jika sudah diterapkan dua tahun kemudian, maka barulah sanksi atau denda itu bisa diterapkan. Nilai denda administratif maksimum Rp2 juta, bukan Rp20 juta seperti di Raperda usulan tahun 2019 lalu," ucapnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini