Siswa Jatuh dari Lantai 4 Diduga Bunuh Diri, KPAI Pertanyakan Peran Guru

Erha Aprili Ramadhoni, Okezone · Senin 20 Januari 2020 12:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 20 338 2155336 siswa-jatuh-dari-lantai-4-diduga-bunuh-diri-kpai-pertanyakan-peran-guru-DxBIdjml5o.jpg Komisioner KPAI Retno Listyarti (Foto: Okezone)

JAKARTA - Siswa SN (14), SMPN 147 Ciracas, Jakarta Timur, pekan lalu, tewas setelah jatuh dari lantai empat gedung sekolahnya. Polisi menduga korban bunuh diri. Dalam kasus ini, muncul dugaan unsur bullying atau perundungan terhadap korban.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta. Koordinasi itu untuk mengetahui kronologi peristiwa tersebut, termasuk mencari tahu apakah SN memiliki masalah di rumah atau sekolahnya.

“Menurut pihak Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta yang sudah berkoordinasi dengan Sudin Pendidikan Jakarta Timur dan pihak sekolah menyatakan ananda (SN) tidak dibully di sekolah,” kata Retno dalam keterangan tertulis, Senin (20/1/2020).

Hal ini, lanjut Retno, bertentangan dengan postingan korban yang merasa kawan-kawannya tidak menyukainya selama ini. KPAI pun menghormati kepolisian yang tengah mendalami motif bunuh diri SN.

Sementara itu, KPAI mempertanyakan peran wali kelas dan guru BK dalam permasalahan yang dihadapi SN. Meski seandainya masalah keluarga memang benar adanya, menurutnya, empati dan kepekaan nampaknya tidak muncul pada wali kelas dan guru BK yang merupakan orangtua peserta didik selama berada di sekolah.

Baca Juga: Siswa SMPN 42 Jakarta Tewas Diduga Jatuh dari Lantai 4 Sekolahnya

“Sejatinya, orang dewasa di sekitar anak, baik orangtua maupun guru memiliki kepekaaan sehingga bisa mendeteksi gejala-gejala depresi seorang anak agar dapat mencegah anak-anak melakukan tindakan bunuh diri,” tuturnya.

Retno menjelaskan, alasan seorang remaja melakukan percobaan bunuh diri bisa begitu rumit. Meski di sisi lain, mungkin bukan suatu hal yang dianggap berat bagi orang dewasa.

“Oleh karena itu, jangan langsung menghakimi remaja yang sedang dirundung masalah,” katanya.

KPAI hari ini akan melakukan pengawasan ke sekolah ananda SN pada Senin (20/1/2020) siang. Pengawasan tersebut didampingi Sudin Pendidikan Jakarta Timur wilayah 2 dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.

Sekadar diketahui, seorang siswi SMP Negeri 147 Ciracas, Jakarta Timur berinisial SN (14) terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah pada Selasa 14 Januari 2020. Setelah sempat menjalani perawatan dua hari di RS Polri Kramat Jati, siswi malang itu meninggal dunia pada Kamis 16 Januari 2020

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini