Polres Bogor Bongkar Pabrik Ekstasi Jaringan Freddy Budiman

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Selasa 21 Januari 2020 10:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 21 338 2155890 polres-bogor-bongkar-pabrik-ekstasi-jaringan-freddy-budiman-SjCMQXlLdr.JPG Polres Bogor ekspose kasus penggerebekan pabrik ekstasi jaringan Freddy Budiman (Foto: Okezone.com/Putra Ramadhani Astyawan)

BOGOR - Satuan Narkoba Polres Bogor berhasil mengungkap home industry pembuatan pil ekstasi jaringan gembong narkoba almarhum Freddy Budiman di wilayah Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat.

Kapolres Bogor, AKBP M Joni mengungkapkan, pengungkapan tersebut hasil pengembangan dari bandar narkoba yang diamankan di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor beberapa waktu lalu.

"Dari situ kita lakukan penyelidikan bahwa bandarnya ada di Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat. Kita lakukan penggrebekan dan kita amankan HS dia yang membuat pil ekstasi," kata Joni, Selasa (21/1/2020).

Kepada polisi, HS mengaku mendapatkan bahan baku pil ekstasi dari narapidana yang sudah divonis mati di Lapas Gunung Sindur, Kabupaten Bogor berinsial ADTS jaringan gembong narkoba Freddy Budiman.

"Yang mengendalikan di Lapas Gunung Sindur divonis mati barang bukti 100 kilogram sabu tahun 2017. Ini juga masuk jaringan-jaringan Freddy Budiman yang telah diekskusi mati dan yang ini belum," jelasnya.

Pelaku Produsen Pabrik Ekstasi di Bogor

Dari penangkapan HS, polisi juga mengamankan beberapa baran bukti berupa 1.320 pil ekstasi, satu setengah kilogram powder ekstasi, 53 gram sabu-sabu serta alat cetak pembuatan narkoba tersebut.

"Kita jerat Pasal 113, 114, 112 Undang-Undang Narkotika hukuman minimal 25 tahun penjara maksimal hukuman mati. Kita terus dalami, termasuk ada tidaknya keterlibatan oknum lapas," tutupnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini