nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembacokan Siswa SMA di Pasar Minggu karena Dipicu Ejekan

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis · Selasa 21 Januari 2020 17:20 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 21 338 2156193 pembacokan-siswa-sma-di-pasar-minggu-karena-dipicu-ejekan-o9k0GlOE1A.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

JAKARTA – Tawuran antarpelajar SMA yang terjadi di Jalan Pekayon I RT 006/RW 03, Ragunan, Pasar Minggu, Jaksel, pada Jumat 17 Januari 2020, dipicu ejekan.

Dalam kasus penganiayaan ini, polisi menangkap seorang pelajar MRF, siswa SMA 60 Jakarta, karena diduga membacok korban berinisial RPM, pelajar kelas X SMK Wisata Indonesia, menggunakan celurit.

"Pelaku merasa kesal karena nama sekolahnya sering diejek sehingga terjadi tawuran dan melakukan pengeroyokan terhadap korban," kata Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Prayitno, dalam keterangannya, Selasa (21/1/2020).

Pelaku ditangkap di sekolahnya, pada Senin 20 Januari 2020. Kepada polisi, MRF mengaku telah membacok korban menggunakan celurit.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu celurit, satu sweater, sepasang baju dan celana bernoda darah, serta flashdisk berisi peristiwa pembacokan.

Ilustrasi (Shutterstock)

Sebagaimana diketahui, tawuran antarpelajar SMA 55 dan SMA 60 yang bergabung dengan SMK Bhayangkari Ragunan pecah di Jalan Pekayon I RT 006/RW 03, Ragunan, Pasar Minggu, Jaksel, pada Jumat 17 Januari 2020.

Dalam tawuran tersebut, satu pelajar mengalami luka bacok di bagian punggung sehingga dilarikan ke RSUD Pasar Minggu, Jaksel.

Saat ini, Prayitno mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut.


Baca Juga : Bacok Siswa SMA dalam Tawuran di Pasar Minggu, Seorang Pelajar Ditangkap Polisi

Sementara itu, kata Prayitno, MRF dijerat Pasal 170 KUHP. Dia terancam hukuman 5 tahun penjara.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini